Kepala kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkifli Aka mengatakan, pembekalan dan manasik haji Batam merupakan kegiatan yang pertama dari se Provinsi Kepri. Dengan harapan calon jamaah haji Batam lebih mengetahui dan memahami pelaksanaan ibadah haji serta meningkatkan persaudaraan calon jemah haji.
" Jumlah Calon Jemaah Haji Batam tahun ini sebanyak 375 orang. Dalam kegiatan ini, jemaah haji ini akan dibimbing oleh 32 narasumber dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri, Kantor Kemenag Batam, Dinas Kesehatan serta ulama yang telah diseleksi oleh Kemenag Kota Batam," jelas Zulkifli.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Propinsi Kepri H. Handarlin Umar mengatakan, calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini harus banyak bersyukur kepada Allah SWT karena mendapat kesempatan yang luar biasa. Sebab, kuota haji Provinsi Kepri saat ini sudah daftar tunggu di tahun 2023.
" Artinya apabila kita mendaftar tahun ini, maka tahun 2023 baru bisa berangkat. Untuk tahun 2023, total se-Propinsi Kepri yang sudah mendaftar mencapai 463 Orang. Oleh karena itu calon jemaah Haji tahun ini patut bersyukur," ujar Handarlin.
Handarlin mengatakan sesuai Peraturan Menteri Agama yang baru apabila terjadi penundaan keberangkatan maka akan diberangkatkan tahun berikutnya. Namun apabila tetap tidak berangkat maka akan mendaftar ulang dan masuk daftar tunggu tahun 2023. Untuk kuota tambahan, sesuai Keputusan Menteri Agama, tambahan diberikan bagi calon jamaah dengan usia 83 tahun keatas.
" Pengaturan kuota tambahan bagi usia lajut ini juga dalam tahap pembahasan, dimungkinkan para calon jemaah usia lanjut akan memiliki kloter tersendiri dengan fasilitas yang berbeda," jelasnya.
Sesuai jadwal dari Kementerian Agama, kata Handarlin, kelompok terbang (kloter) pertama haji Batam akan masuk asrama haji pada tanggal 9 September dan akan diberangkatklan pada tanggal 10 September 2013.
Ahmad Dahlan sebelum membuka pembekalan dan manasik haji mengatakan, permasalahan kuota haji terjadi di seluruh wilayah. Menurut dia, ini membuktikan kemampuan masyarakat untuk menunaikan ibadah haji semakin baik. Namun masyarakat perlu memahami bahwa ibadah haji ini merupakan ibadah umat muslim di seluruh dunia dimana waktu dan tempatnya telah ditentukan yaitu tanggal 9 Zulhijjah di Arafah.
Dahlan mengingatkan kepada jamaah calon haji bahwa ibadah haji bukan ibadah yang susah dan terlalu sakral sehingga banyak calon jamaah yang tertekan. Dahlan berharap sikap mental calon jamaah haji tidak terlalu tegang, dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
" Ikuti bimbingan dan manasik dengan baik serta ikuti petunjuk yang disusun oleh kementerian Agama, Insya Allah ibadah Anda berjalan baik. Sebab itu, diharapkan calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan dengan baik sehingga nantinya pada saat keberangkatan tidak ada satu kendala dan mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur," tutur Dahlan. (mnb)
- Eselon II Pemko Batam Teken Pakta Integritas
- Aliansi LSM Demo DPRD Batam
- Nuraeni Dapat 50 Jahitan di Kepala
- Walikota Batam Sidak Drainase MukaKuning
- Kasus Korupsi Dana Hibah Pemko Batam
- Keluarga Usman Ultimatum Oknum Dewan Batam
- Enam Twin Blok di Batam Beroperasi Tahun Ini
- Sosialisasi Jamkesmas di Batam Dinilai Terlambat
- Reklame Tak Berizin di Batam Ditertibkan
- Anas Bertemu Pengusaha Asal Kepri
- Pengurus IKMB Dilantik Hari Ini
- Gamawan: e-KTP Gratis Selamanya
- Warga Tanjunguma, Batam Tuntut Kejelasan
- PLN Batam Akan Jalani Sesuai Aturan
- Tingkatkan Daya Destinasi Wisatawan di Kepri
- Diduga Serangan Jantung, Staff Ahli Meninggal Usai Rakor
- Mogok Buruh PT Agam Patra, Batam Berlanjut
- Anggota DPRD Kepri Akan Bimtek ke Malang
- Sky Aviation Terbang ke Pontianak
- Gudang Solar Ilegal di Batam Tiarap
