Jumat03012013

Last update12:00:00 AM

Back Batam 6 Perumahan di Batuaji, Batam Keluhkan Banjir

6 Perumahan di Batuaji, Batam Keluhkan Banjir

Minta Dibangun Drainase Baru

BATUAJI (HK) - Warga yang tinggal di enam perumahan di Batuaji mengeluhkan banjir yang datang setiap hujan turun. Diduga penyebabnya, karena drainase yang dibangun tidak sebanding dengan volume air yang datang.

Keenam perumahan tersebut adalah Perumahan Permata Laguna, Perumahan Taman Pesona Indah (TPI), Perumahan Merlion Square, Perumahan Taman Karina, Perumahan Fanindo, serta Ruli Kampung Harapan.

Pantauan Haluan Kepri di lapangan, warga dari masing-masing RW ramai-ramai melihat drainase yang mampet dekat Perumahan Merlion Square atau Jalan Marina Batuaji. Sumbatan tersebut, telah menyebabkan air tergenang di beberapa enam perumahan.

Untuk mengatasi hal itu, jalan satu-satunya adalah mendesak Pemerintah Kota Batam melalui Dinas PU membangun drainase yang sesuai dengan volume air. Pembangunan drainase tersebut diusulkan melalui Musrenbang, Kecamatan Batuaji tahun 2014 mendatang.

Usulan pembangunan drainase sebenarnya sudah pernah dirapatkan melalui musrembang yang dipimpin Kecamatan, Batuaji tahun 2012 lalu. Namun hingga kini tak jelas bagaimana realisasinya.

Ketua RW 09 Zanuardi mengatakan, setiap turun hujan perumahan di sini selalu kebanjiran. Bahkan, ketinggian air bisa mencapai dua meter. Karena itu, warga kesal atas tidak jadinya dibangun drainase di kawasan itu.

" Seharusnya pada awal February 2013 ini, sudah ada pembangunan itu. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya," kata dia.

Drainase baru, kata Zanuardi, harus secepatnya dibangun, karena warga sudah mulai resah dengan banjir yang datang setiap hujan turun. Apalagi kalau musim hujan, banjir makin parah. Bahkan, bisa mencapai dua meter.

Ketua RW 06, Hapis mengaku kesal tidak jadinya pembangunan drainase di kawasan itu. Sebab, rencana pembangunan drainase bukan dilakukan tiba-tiba, tapi sudah lama. Bahkan, rapat-rapat yang digelar khusus membahas drainase itu tidak terhitung lagi berapa kalinya.

" Kita sangat berharap sekali ada pembangunan dranase di sini. Karena, warga sudah tidak tahan lagi dengan bau parit itu. Jadi, kepada Pemko Batam tolong perhatikan lah keluhan warga ini. Kalau tidak, warga akan berangkat ke Pemko untuk menuntut hal itu. Jadi saya perwakilan dari warga setempat tolong diperhatikan kami ini," ujarnya.(dedi)

Share

Related news items:
Newer news items:
Older news items: