Minggu03032013

Last update12:38:38 AM

Back Batam Anas Bertemu Pengusaha Asal Kepri

Anas Bertemu Pengusaha Asal Kepri

Ke Batam Naik Garuda, Pulang Lion

TANJUNGPINANG (HK)- Kabar kedatangan mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum ke Batam, Minggu (24/2) pagi ternyata bukan isapan jempol belaka. Sebelum bersantap di sebuah restoran di Nongsa, Anas disebut menggelar pertemuan dengan salah seorang pengusaha asal Kepri inisial A.

Pertemuan Anas dengan A berlangsung di Restoran Golden Prawn, Bengkong. Pertemuan tersebut juga diikuti sejumlah petinggi Partai Demokrat Batam dan Kepri.

Beberapa petinggi Demokrat di Batam dan Kepri, menurut sumber Haluan Kepri, memang sengaja merahasiakan pertemuan tersebut. Di antara petinggi Demokrat Batam dan Kepri yang hadir itu, di antaranya Ahmad Dahlan, Surya Sardi dan Apri Sujadi. Tidak jelas apa yang dibahas dalam pertemuan Anas Urbaningrum dengan sejumlah petinggi Demokrat Batam dan Kepri itu.

"Pertemuan Anas dengan petinggi Demokrat Batam dan Kepri, dan salah seorang pengusaha asal Kepri itu di Golden Prawn, bukan di restoran di kawasan Nongsa," kata sumber tadi, Senin (25/2).

Menurut dia, Anas sengaja menemui A, salah satu pengusaha asal Kepri. Hal ini dilakukan karena adanya kekhawatiran pemeriksaan PPAT terkait aliran dana dari si pengusaha tersebut kepada Anas.

Informasi lain menyebutkan, pada saat Munas PD yang memilih Anas sebagai Ketua Umum PD juga terdapat aliran dana yang cukup signifikan dari Kepri untuk suksesi Anas. Angkanya fantastis, mencapai Rp17 miliar untuk menggolkan Anas sebagai ketua umum.

"Waktu Munas beberapa waktu lalu kan ada Rp17 miliar yang dialirkan ke sana. Infonya dana tersebut berasal dari sang pengusaha (A, red)," kata sumber yang memohon agar namanya tidak ditulis di koran tersebut.

Bantah Bertemu Anas

Soal pertemuan Anas Urbaningrum dengan sejumlah petinggi Demokrat Batam dan Kepri dibantah oleh Ketua DPD Partai Demokrat Kepri Apri Sujadi. Apri bahkan mengaku justru tahu kabar Anas ke Batam setelah membaca berita di situs portal.

Ketua DPC PD Batam yang juga sebagai Walikota Batam Ahmad Dahlan, juga membantah menghadiri pertemuan dengan mantan bosnya itu. Dahlan mengaku justru tahu kabar Anas Urbaningrum ke Batam setelah membaca berita di koran, kemarin.

"Saya tidak tau, tidak mendapat kabar. Bahkan saya tau kedatangannya (Anas), pagi lewat koran," kata Dahlan, dikonfirmasi kemarin.

Dahlan ikut menjelaskan, bahwa agendanya pada Minggu (24/2), pagi hari dirinya melakukan gotong royong di Sei Beduk. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara manasik haji di Hotel PIH.

"Pagi saya di Sei Beduk, kemudian manasik haji sampai jam 11.00. Kemudian, saya menerima tamu di PIH tiga orang. Kemudian acara terus-menerus sampai malam. Jadi saya gak ada ketemu sama beliau," tutur Dahlan.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PD Kepri, Surya Sardi mengaku juga tidak mengetahui kabar datangnya Anas ke Batam.

"Mohon maaf kurang tau. Saya baru pulang dari Makassar," tulis Surya dalam pesan singkatnya, Minggu (24/2).

Surya menyatakan, pihaknya baru akan menggelar rapat, Senin (24/2).

Sementara itu, mantan Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Batam, Surya Makmur Nasution juga mengaku tidak tahu. Legislator asal Partai Demokrat ini mengaku seharian dirinya berkutat dengan berbagai kegiatan, di antaranya pertemuan dengan masyarakat di Tanjunguncang, bertemu dengan alumni IAIN Sumatera Utara dan bertemu dengan pedagang kaki lima.

"Maaf, abang tidak tahu," tulisnya dalam pesan singkatnya.

Ketika disinggung apakah ada agenda KAHMI, Surya menyatakan tidak ada.

Berdasarkan manifest yang diperoleh sumber Haluan Kepri di Bandara Hang Nadim, Anas tidak datang sendirian. Ia juga ditemani Agus Subekti Utomo, salah seorang ajudan Anas.

Anas ke Batam menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0152 dan duduk pada seat 01 F. Sementara Agus Subekti pada seat nomor 08 F.

Sementara saat kembali ke Jakarta Anas menumpang pesawat Lion dan menempati seat 1F dan Agus seat 1D.(tim)

Share

Newer news items:
Older news items: