Kapolda: Saya Kaget Kok Ini Terjadi?
NONGSA (HK) - Puluhan wartawan dari berbagai media di Batam melakukan unjuk rasa di depan kantor Mapolda Kepri, Senin (24/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka mengecam sikap Kapolresta Barelang Kombes Pol Karyoto yang menutup akses informasi dan juga melecehkan wartawan.
Dalam orasinya, orator aksi, Zuhri mengatakan bahwa tindakan yang dipraktekkan Karyoto sangat bertentangan dengan kebebasan sebagaimana diatur Undang-Undang Pers No.40 tahun 1999. Karena selama ini Kapolresta Barelang tak mau memberikan konfirmasi dan menjawab pertanyaan.
Yang lebih parahnya lagi, lanjut Zuhri dalam peryataan sikap demonstran, sering kali Kapolresta membentak dan mengusir wartawan ketika hendak melakukan peliputan, seperti saat meliput bentrok berdarah di Hotel Planet Holiday dan saat peristiwa bom di Haluan Kepri.
" Kami sering kali dibentak dan bahkan diusir saat melakukan peliputan," lantang Zuhri.
Kecaman yang sama juga disampaikan dalam spanduk dan juga treatrikal yang dilakukan di depan pintu masuk Mapolda. Tampak jelas dalam treatrikal itu, dengan angkuhnya Kapolresta Barelang yang diperankan oleh Afrizal dari Tribun Batam, menghindari wartawan dan menolak untuk diwawancarai.
Setelah kurang lebih 30 menit demonstrasi, sebanyak 20 orang wartawan perwakilan dari persatuan profesi dan perwakilan media yang hadir kemudian diterima oleh Kapolda Kepri dan jajarannya.
Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende yang menerima perwakilan wartawan mengaku terkejut dengan kondisi yang terjadi di lapangan, dimana dia tidak pernah menyangka wartawan mendapat perlakuan dibentak dan di diusir oleh Kombes Karyoto.
"Jujur saya sangat terkejut, saya pikir selama ini baik-baik saja hubungan teman-teman dengan Kapolresta," ujar Yotje Mende menjawab keluhan wartawan, Senin (24/2) di Aula pertemuan Mapolda Kepri, Nongsa. (ays/lim)
- Mayat Mr X Ditemukan di Pulau Momoi, Batam
- Pijat Plus-plus Menjamur di Batam
- Kadinkes Batam Saksi Ahli Kasus Gula Oplosan
- Kejurnas Piala KASAD XI Dimulai
- Wako dan Ketua BP Batam Bertemu
- Dugaan Korupsi Bansos di Disospem Batam
- Motif Penembakan di Jodoh Square, Batam Belum Diketahui
- Setiap Tahun, Ratusan Pelajar Singapura Kunjungi Batam
- Dua Kapal Roro di Pelabuhan Punggur, Batam Naik Dock
- BP Batam Perketat Izin Titik Reklame
- Anas Bertemu Pengusaha Asal Kepri
- Reklame Tak Berizin di Batam Ditertibkan
- Sosialisasi Jamkesmas di Batam Dinilai Terlambat
- Enam Twin Blok di Batam Beroperasi Tahun Ini
- Keluarga Usman Ultimatum Oknum Dewan Batam
- Kasus Korupsi Dana Hibah Pemko Batam
- Walikota Batam Sidak Drainase MukaKuning
- Nuraeni Dapat 50 Jahitan di Kepala
- Aliansi LSM Demo DPRD Batam
- Eselon II Pemko Batam Teken Pakta Integritas
