Minggu03032013

Last update12:38:38 AM

Back Batam Mayat Mr X Ditemukan di Pulau Momoi, Batam

Mayat Mr X Ditemukan di Pulau Momoi, Batam

Tersangkut di Pohon Bakau

BATAM (HK) -- Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas (Mr X), ditemukan oleh warga tersangkut di pohon bakau dalam kondisi telungkup di perairan Pulau Momoi Kecamatan Nongsa, Batam, Rabu (27/2) sekitar pukul 8.30 WIB.

Kondisi mayat yang sudah membusuk itu, kemudian dibawa ke Dermaga TNI Angkatan Laut Telaga Punggur, Kabil, Nongsa menggunakan pancung oleh aparat kepolisian Polsek Nongsa dibantu warga setempat. Mayat tersebut lalu dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) atau RSBP di Sekupang, untuk dilakukan visum dan otopsi.

Saat ditemukan oleh warga yang melintas di perairan itu, kondisi mayat sudah sangat memperhatinkan. Kondisi tubuh sudah mulai membusuk. Pada bagian kepala hanya tinggal tengkorak. Sementara bagian tubuh lainnya, yaitu kedua tangannya hingga sebatas siku seluruh kulitnya sudah terkelupas.

Begitu juga kulit bagian wajahnya sudah mulai terkelupas. Sehingga agak kesulitan untuk mengenali sesosok mayat tersebut. Pada saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans panjang warna biru, kaos berkerah warna putih garis-garis hitam, dan mengenakan kaos singlet warna putih.

Pihak dari Polsek Nongsa, Iptu Rijal mengatakan, posisi mayat pada saat ditemukan dalam kondisi telungkup di pohon bakau perairan Pulau Momoi sekitar pukul 8.30 WIB.

"Dari kondis mayat itu, diperkirakan meninggal sudah 1 minggu,"ucap Iptu Rijal.

Dikatakan, masyarakat melihat sesosok mayat tersangkut di pohon bakau, lalu dilaporkan ke pos penjagaan yang ada di pulau Momoi. Untuk indentitas dan yang lainnya, saat ini belum bisa diketahui.

Informasi yang berhasil diperoleh di lapangan, untuk menggapai pulau Momoi dari Punggur memakan waktu lebih kurang selama 30 menit. Dan pulau tersebut merupakan tempat penyimpanan amunisi bahan peledak Polisi dan TNI. Dan dijaga oleh sejumlah aparat dari Kepolisian dan TNI.(Jua)

Share

Related news items:
Newer news items:
Older news items: