BATAM CENTRE (HK) - Balai Latihan Kerja (BLK) Batam yang berlokasi di Batuaji, kedepan tidak akan diurus lagi oleh Yayasan Karya Bangsa. Hal itu seiring akan dibubarkan yayasan tersebut, oleh Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam (dulu Otorita Batam) selaku dewan pendiri.
Kesepakatan pembubaran tersebut sehubungan dengan telah bertemunya Kepala BP Batam dan Walikota Batam. Pembubaran akan dilakukan secepat mungkin dengan mengacu pada mekanisme yang berlaku, kemudian BLK tersebut akan dibawah pengurusan Badan Layanan Umum (BLU).
Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam Ilham Eka Hartawan mengatakan, gedung BLK di Batuaji dengan luas sekitar satu hektare akan dibawah pengawasan BLU, setelah yayasan dibubarkan.
" Nanti pengelolaannya bagaimana, dibubarkan dulu yayasan (Karya Bangsa). Kalau dari pertemuan kemarin, BP mengusulkan nanti pengelolaanya BLU," kata Ilham, kemarin.
Dijelaskan dia, pengelolaan di bawah BLU lebih tepat. Sebab, BLU dapat mendapatkan anggaran, baik dari APBD/N dan bisa mencari dana sendiri. Sehingga BLU sifatnya lebih fleksibel. Sementara untuk itu semua, baik pembubaran maupun pembentukan BLU, akan melalui mekanisme yang berlaku, kemudian akan ada tim yang akan melakukan ini semua sehingga memperoleh hasil yang baik.
BLK di Batuaji awalnya dikelola Yayasan Karya Bangsa. Namun, beberapa tahun terakhir sudah tidak berfungsi lagi. Mulai tahun 2009 hingga sekarang, aset BLK Batuaaji dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata mengatakan, rencana kejelasan status BLK di Batuaji memang menjadi perhatian dalam pertemuan kedua pimpinan. Dimana, pengelola Yayasan Karya Bangsa harus dibubarkan dulu.
"Tetang rencana kejelasan status BLK. Direncanakan di bubarkan dulu (yayasan), setelah itu dikaji ulang , selanjutnya dibawah pengelolaan siapa OB atau Pemko, dan ide BLK di ubah menjadi BLU," kata Ardi. (lim)Share
BLK Batam Akan Diubah Jadi BLU
- Jumat, 01 March 2013 00:00




