Selain itu, mereka juga mempertanyakan status mereka di perusahaan tersebut. Sebab, akhir-akhir ini manajemen mulai memberhentikan karyawan secara sepihak dan mengurangi jam kerja dari biasanya.
" Isunya memang mau ganti manajemen. Sekarang nasib karyawan tak jelas. Sebagian besar sudah diberhentikan. Kami yang masih bertahan ini pun jam kerjanya mulai dikurangi. Biasanya masuk pukul 07.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB, tapi sekarangan masuk pukul 08.00 WIB pulang pukul 16.00 WIB. Padahal gaji kami dihitung berdasarkan jam meskipun sudah sesuai dengan UMK sekarang," ujar M Nasir salah seorang perwakilan karyawan PT BH di depan perusahaan, Jumat (1/3).
Tidak itu saja setiap hari Jumat dan Sabtu karyawan diliburkan dengan alasan tak jelas. Meskipun gaji sudah sesuai UMK Batam saat ini, namun gaji karyawan itu juga dihitung dari jam kerja. Sehingga jika setiap hari ada potongan dari jam kerja biasa tentunya gaji yang diterima akan berkurang dari basik yang ada.
" Ini sudah hampir dua bulan. Kami pun bingung kenapa dengan perusahaan ini. Kalau mau PHK ya PHK secara baik-baik sesuai aturan yang ada," kata Josef, karyawan lainnya.
Ratusan karyawan itu berkumpul di kawasan perusahaan dan menggelar aksi damai. Semua karyawan termasuk karyawan subcon juga tak diperbolehkan kerja. Aksi ini mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Mr Ben selaku perwakilan dari manajemen PT BH menemui karyawan untuk berunding. Kepada karyawan, Ben mengakui kalau PT BH akan beralih manajemen dalam waktu dekat ini, sehingga adanya pengurangan karyawan dan pengurangan jam kerja karyawan lokal itu.
Namun demikian kepada karyawan Ben berjanji akan kembali melakukan perundingan jika kesepakatan peralihan manajemen dengan pihak lain sudah deal.
" Kalau mau lanjut kerja ke manajemen baru atau mau di-PHK nanti kita bicarakan baik-baik. Tapi sekarang masuk normal saja dulu untuk sebulan ini," ujar Ben seperti yang ditirukan Nasir. (nic)
- Wako dan Wawako Batam Goro di Pulau Pelampong
- Wawako Batam Buka Pameran Bonsai
- Syamsu: LMP Jangan Menyusahkan Pemerintah
- KPAI Investigasi Kasus 4 Bocah Tewas di Batam
- Hari Ini, Ratusan Papan Reklame di Batam Dibongkar
- Ade Rinaldi Juara Lomba Foto HUT ATB
- Hasil Visum, 4 Bocah Mati Lemas
- MES Targetkan Bentuk BMT di Setiap Masjid
- Pakai BBM Non-Subsidi, Kendaraan Dinas Ditarik
- Maling Motor di Batam Sekarat Dihajar Massa
- Sambut MTQ, Gedung Pemko Batam Akan Dibagun Menara
- BLK Batam Akan Diubah Jadi BLU
- TKI Dideportasi dengan Tubuh Penuh Luka
- Jadikan Tahun Ini Nol Pelanggaran
- 4 Bocah di Batam Ditemukan Tewas
- FKPPB Gelar Sarasehan Antar Umat Beragama
- Terbelit Utang Mabok, Nekat Curi Motor
- "Sedang Apa Anak Saya ya"
- Pengusaha Batam Inisial I Kabur
- BP Batam Perketat Izin Titik Reklame
