Awalnya, B Silaban dan seorang rekannya hendak membawa kabur motor dari rumah di Blok I No 13. Namun, aksi mereka tidak berjalan mulus karena gerak-geriknya terdengar oleh penghuni rumah tersebut. Korban langsung meneriaki pelaku hingga memancing warga sekitar keluar. Benar saja, teriakan itu spontan membuat warga yang masih terjaga langsung melakukan pengejaran. Naas bagi Silaban, ia berhasil ditangkap, sementara rekannya, H Situmorang, berhasil melarikan diri.
B Silaban langsung dihakimi massa hingga sekujur tubuhnya, mulai dari kaki hingga kepala babak belur. Ia kemudian di gelandang ke pos sekuriti perumahan sebelumnya akhirnya dibawa oleh warga ke RSUD Embung Fatimah setelah melihat kondisinya yang terluka parah. Ia mendapat sekitar 40 jahitan di kepala akibat luka yang dialaminya.
Kapolsek Batuaji Kompol Tua Turnip mangatakan langsung menurunkan anggotanya ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu mendapat laporan soal peristiwa itu. "Malingnya sudah di RSUD Batam untuk dirawat yang diborgol oleh kepolisian agar tidak melarikan diri, sementara satu orang lagi berhasil kabur," ujar Turnip. (cw71)Share
Newer news items:
- Wawako Batam Buka Pameran Bonsai
- Syamsu: LMP Jangan Menyusahkan Pemerintah
- KPAI Investigasi Kasus 4 Bocah Tewas di Batam
- Hari Ini, Ratusan Papan Reklame di Batam Dibongkar
Older news items:
- Lima Hotel Berbintang di Batam Dibangun di 2013
- Pertumbuhan Usaha Kuliner di Batam Diprediksi Naik 80%
- Terancam Hilang, Karang Helend dan Benteng Akan Direklamasi
- Rina Dipanggil Setelah Semua Saksi Diperiksa



