" Kehadiran organisasi seperti ini (LMP) sangat baik. Mari rapatkan barisan, jangan sampai kita terjajah. Kita harus membantu aparat, polisi atau TNI dan pemerintah daerah. Bantu mereka, jangan bikin kacau," kata Syamsu saat menghadiri pelantikan dan Seminar Wawasan Kebangsaan DPC Laskar Merah Putih Kota Batam periode 2013-2018 di Hotel PIH, Minggu (3/3).
LMP, kata dia, memiliki cita-cita mulia, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati, tapi jangan justru anggota LMP yang menodai dengan mengganggu aparat untuk melindungi. LMP harus membantu penegak hukum utamanya TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam meneggakkan kedaulatan bangsa.
Ia pun mewanti-wanti anggota LMP untuk tidak menjadi pemeras. Rapatkan diri, bantu pemerintah. Jangan hanya bisa berbicara lantang tapi pelaksanaanya di lapangan nol. Ingat NKRI tidak bisa ditawar-tawar, apalagi diperjual belikan.
Oleh sebab itu, lanjut dia, akan menjadi bermakna apabila LMP dalam tampilannya tidak membedakan suku, bangsa, agama, gender, pedidikan, status sosial anggotanya. Semua tergabung dalam pluralisme dan Bhineka Tunggal Ika.
Pelantikan yang berlangusung khidmat itu selain dihadiri ratusan anggota LMP, Ormas dan OKP, juga terlihat Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan anggota DPD RI Djasarmen Purba dalam acara tersebut. Apalagi acara tersebut dibarengi dengan seminar bertemakan 'Membangun Nasionalisme Generasi Muda yang Cinta Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika'.
Ketua LMP Batam yang dilantik Budi Mardianto mengatakan, memiliki moralitas, NKRI yang merdeka, diwujudkan bukan dengan ucapan, namun sebuah konsep perjuangan di mana didalamnya terdapat perjuangan, kebersamaan.
" Karena itu selayaknya kita menjaga NKRI dengan segenap jiwa. Indonesia, terus berkembang. Namun banyak yang mengancam keutuhan bangsa ini. Mulai isu sara, korupsi dan lain sebagainya," kata Budi.
Ia juga mengatakan, Indonesia yang dicintai dibangun dalam kebersamaan. Karena itu, semua anggota LMP harus siap mati untuk mempertahankan ini.
" Kami siap menjaga setiap jengkal tanah Indonesia yang ada di pulau terluar. Begitu banyak permasalahan di negeri ini, LMP akan aktif membantu. Pancasila dan Pembukan UUD 45 benar-benar terlaksana dengan baik," katanya. (mnb)
- 63 Reklame Tak Berizin di Batam Dirobohkan
- Panti Pijat Plus-plus di Batuaji Batam, Pemberi Izin dan Pelaku Dosa Besar
- Sky Aviation Buka Rute Batam-Lampung
- Pengurusan Izin IT di Batam Dipermudah
- Maling Motor di Batam Sekarat Dihajar Massa
- Pakai BBM Non-Subsidi, Kendaraan Dinas Ditarik
- MES Targetkan Bentuk BMT di Setiap Masjid
- Hasil Visum, 4 Bocah Mati Lemas



