Kamis03072013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Wako dan Wawako Batam Goro di Pulau Pelampong

Wako dan Wawako Batam Goro di Pulau Pelampong

BELAKANG PADANG (HK) - Walikota dan Wakil Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Rudi SE bersama ratusan pelajar dan warga lainnya melakukan gotong royong (Goro) di Pulau Pelampong, Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Minggu (3/3).

Goro yang mereka lakukan tersebut adalah dengan menanam 206 pohon kelapa dan sejumlah pohon lainnya. Tujuannya agar pulau tersebut bisa bertahan dari ancaman abrasi yang disebabkan air laut.

Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, tujuan diikutkannya masyarakat dan para pelajar dalam gotong royong ini adalah untuk menanamkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.

" Saya mengharapkan dengan adanya Goro ini, masyarakat bisa lebih peduli lagi terhadap lingkungan. Selain itu, ini juga bentuk perhatian kami, Pemko Batam terhadap pulau terluar di daerah ini, "ungkapnya.

Bahkan, kata Dahlan, Pemko Batam berencana membangun tugu di Pulau Pelampong. Tujuannya untuk memberikan informasi tentang Pulau Pelampong, mulai dari letak bujurnya sampai wilayah yang berdekatan dengan pulau tersebut. Misalnya Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Wilayah Republik Indonesia.

" Penanaman pohon ini sebagai awal peresmian proyek fisik di hinterland, yang rencananya akan dilaksanakan pada 14 Maret nanti di Pulau Pelampong," ungkap Dahlan.

Dahlan menambahkan saat ini ada 2 lagi pulau terluar yang belum diakui oleh pemerintah pusat, yakni Pulau Karang Banteng dan Pulau Karang Helen. Kedua pulau tersebut tidak diakui karena hanya berupa batu karang.

" Kalau air sedang pasang, kedua pulau itu tenggelam. Untuk itu, cara satu-satunya agar pulau itu tetap terlihat yang mesti dilakukan adalah dengan mereklamasikannya terlebih dahulu, "ungkapnya.

Untuk mereklamasi kedua pulau tersebut ia akan berupaya minta pengakuan terlebih dahulu dari pemerintah pusat. Dengan adanya pengakuan tersebut maka fasilitas reklamasi pun bisa dengan mudah didapatkan.

Sementara untuk mengantisipasi ancaman abrasi, saat ini Pemko Batam dan pemerinta pusat, sedang membangun pemecah ombak (break water).

Asisten I Bidang Pemerintahan, Pemko Batam yang juga Ketua Pelaksana Goro Raja Supri mengatakan Goro yang kini sedang berlangsung diikuti seluruh unsur SKPD dan pelajar yang berjumlah kurang lebih 200 orang. Mereka menanam 206 batang pohon kelapa, cemara 10 batang dan ketapang 10 batang.

" Banyak manfaatnya kalau kita menanam berbagai pohon di sini, salah satunya ialah agar tidak terjadi abrasi yang disebabkan air laut, "ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Dahlan menyerahkan bantuan sembako kepada 3 kepala keluarga yang tinggal di Pulau Pelampong serta peralatan gotong royong.(byu)

Share