Hal ini ditegaskan Nyat Kadir sebagai Datok Sri Setie Amanah Negeri sebagai Ketua LAM Kota Batam saat temu ramah bersama para tokoh hinterland dan tokoh lintas etnis di Gedung Raja Nong Isa, LAM Batam Kota, Rabu (28/2) lalu.
“ Kita sudah dalam posisi yang sangat mendesak untuk dibentuknya sebuah kabupaten baru dan momentumnya sudah sangat tepat saat ini, LAM akan mendukung penuh gerakan ini,” ujar Nyat Kadir didampingi Ketua Umum Badan Pekerja Pembentukan dan Penyelaras Pembangunan Kabupatan Batam Kepulauan (BP4KBK), Awang Herman, SE, Ketua Panitia Pekerja Pembentukan Kabupaten Batam Kepulauan (P3KBK), H Muhammad Alfan Suheiri, SE, Ak yang juga merupakan Wakil Ketua LAM Kota Batam. Juga terlihar hadir memberikan pencerahan tokoh pejuang Provinsi Kepri, Sudirman Almoen yang sengaja datang dari Jakarta sempena menghadiri pertemuan tersebut.
Para tokoh yang hadir atas undangan P3KBK itu kemudian serentak menyatakan dukungan serta menyamakan persepsi agar kabupaten yang sudah ditunggu-tunggu sejak 2006 ini segera terwujud. Nyat Kadir berharap agar tokoh-tokoh lainnya yang belum berkesempatan hadir pada pertemuan kali ini untuk bersama-sama mendukung upaya pembentukan kabupaten baru yang dinilai paling layak dibanding tiga daerah lainnya di Provinsi Kepri ini.
“ Dengan terjadinya pemekaran ini maka potensi daerah hinterland dapat kita bangkitkan. Bukan kesalahan walikota jika selama ini roda pembangunan di pulau-pulau kurang berjalan, tapi karena anggaran yang hanya satu triliun lebih tidak akan mampu meng-coverbiaya pembangunanhinterlandyang besar,” sebutnya.
Nyat Kadir juga siap untuk bertemu Walikota Batam Ahmad Dahlan guna membicarakan hal ini secara intensif dan Nyat sangat yakin Ahmad Dahlan akan mendukung penuh. Kemudian yang paling penting sambung Nyat adalah mengenai isu perbatasan yang rawan. Jika Kabupaten Batam Kepulauan terbentuk maka bupati yang bersangkutan akan lebih fokus mengontrol wilayah perbatasan di daerah kerjanya secara teritorial dan sosial budaya.
Sebagaimana yang juga senada diungkapkan oleh Mhd Alfan Suheiri, Sudirman Almoen, Maaz Ismail dan Rahman Usman dalam pertemuan tersebut bahwa isu perbatasan adalah hal yang paling krusial untuk digesa di samping optimalisasi potensi hinterland.
Dalam paparannya, Sudirman Almoen menyebutkan bahwa proses pembentukan Kabupaten Batam Kepulauan ini tidak serumit dan seberat seperti pembentukan Provinsi Kepri dahulu. Apalagi kata Sudirman, jika Walikota Batam menyatakan dukungannya maka BP4KBK yang sudah terbentuk bisa langsung bekerja tanpa melalui mekanisme Mubes untuk mengesahkan BP4KBK.
Ia mengharapkan agar panitia segera bekerja untuk mempersiapkan dukungan secara formil berupa rekomendasi DPRD Batam, Walikota Batam, DPRD Provinsi dan Gubernur Kepri. “Jika walikota sudah setuju, maka jalan kita akan semakin cepat, apalagi dana pembentukan segera dapat dianggarkan,” ujarnya.
Pentingnya segera untuk digesa menurutnya agar bisa dijadikan satu paket dengan rencana pemekaran Kabupaten Kundur yang sudah mendapatkan persetujuan Gubernur Kepri, menyusul Dabo Singkep yang saat ini juga sudah disetujui oleh Bupati Lingga, demikian juga Bintan Utara yang justru penggagas pemekarannya disponsori oleh Bupati Bintan.
Sementara itu Ketua Umum BP4KBK Awang Herman menyatakan tetap pada komitmen untuk menyukseskan pembentukan kabupaten ini secara penuh baik secara moril maupun materil. “Ini harus gol dan saya siap berada di depan untuk mendukung penuh,” tegas Awang yang disambut applaus para hadirin.
Ketua Panitia P3KBK Mhd Alfan Suheiri sekaligus sebagai Ketua Harian BP4KBK sebelumnya menguraikan langkah-langkah teknis yang akan dilakukan panitia. Pertama sekali setelah pertemuan ini adalah menunjuk konsultan yang akan mengkaji prospek daerah pemekaran, pemetaan wilayah, demografi, sosio kultural dan hal-hal lain yang terkait terhadap pemekaran tersebut. Konsultan tersebut adalah konsultan yang sama untuk pemekaran Kundur, Bintan dan Lingga. (r)
LAM Dukung Penuh Batam Kepulauan
- Senin, 04 March 2013 00:00
BATAM CENTRE -Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam yang juga mantan Walikota Batam Drs H Nyat Kadir mendukung penuh rencana pembentukan Kabupaten Batam Kepulauan yang kembali digemakan oleh Datok Muhammad Alfan Suheiri dan kawan-kawan.




