Kamis03142013

Last update12:00:00 AM

Back Batam 75% Kebutuhan Air Dipasok WTP Duriangkang

75% Kebutuhan Air Dipasok WTP Duriangkang

BATAM (HK)-Water Treatment Plant (WTP) Duriangkang saat ini mengcover sekitar 75 persen kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Batam. Dari 2.700 liter/detik kebutuhan air bersih Kota Batam secara keseluruhan saat ini, sebesar 2.700 liter/detik disalurkan dari WTP Duriangkang.

Vice President Director PT Adhya Tirta Batam (ATB) Benny Andrianto menjelaskan, kapasitas produksi WTP Duriangkang sebenarnya mencapai sebesar 2.200 liter/detik. Namun, tidak seluruhnya kapasitas produksi ini disalurkan karena ATB masih memiliki lima WTP lain. Sisa 25 persen kebutuhan air bersih ini dipasok oleh kelima WTP tersebut.

"Kapasitas produksi WTP Duriangkang jika digabung dengan Piayu, sebesar 2.575 liter/detik dengan pengolahan empat fase. Itu masih bisa ditambah, sebab kapasitas Dam mencapai 3000 liter/detik. Lagiankan masih ada WTP-WTP yang mengelola Dam di Batam," jelas Benny saat Media Gathering, Sabtu (9/3).

Dijelaskannya, selain Duriangkang dan Tanjung Piayu, ada beberapa WTP di Batam, yakni Baloi dengan kapasitas dam 30 liter/detik dan kapasitas WTP 60 liter/detik, kemudian Sei Harapan kapasitas dam 210 liter/detik dan WTP 210 liter/detik, Sei Ladi kapasitas Dam 240 liter/detik dengan kapasitas WTP 270 liter/detik, Mukakuning kapasitas dam 310 liter/detik dan kapasitas WTP 310 liter/detik, dan Nongsa kapasitas Dam 60 liter/detik dan kapasitas WTP 110 liter/detik.

Namun demikian, kata Benni, Dam Baloi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena tidak berproduksi lagi. Selain itu, lahan di kawasan itu sudah diperuntukkan untuk hal lain. "Dam Baloi, Maret sudah tadak digunakan. Ada pemanfaatan lain. Di sana tinggal boster untuk mengalirkan ke tangki-tangki seperti di Seraya," katanya.

Estiyudo Listyadi, Manager Produksi PT ATB mengatakan, saat ini seluruh dam milik ATB sudah terkoneksi.(mnb

Share