Bahkan, menurut Sani, sejauh ini kinerja BP Batam masih berjalan normal dan tidak ada tugas-tugas yang terhambat sejak wafatnya Manan Sasmita. Kalau memang nanti ada masalah, tentu secepatnya dilakukan pergantian, tapi semua berjalan lancar seperti biasa.
" Belum lagi. Saya belum tentukan lagi (Wakil Ketua BP). Kita lihat nanti pokoknya, belum sampai sekarang. Tak ada wakil pun bisa berjalan. Jadi, soal itu soal nantilah," kata Sani, kemarin.
Disinggung mengenai apakah akan tetap membiarkan kekosongan hingga masa berakhirnya Kepala BP Batam pada September mendatang, Sani yang juga Gubernur Kepri ini tidak bisa menjelaskan secara rinci. Namun yang jelas, selama ini tidak ada kendala. Semua sudah ada orang-orangnya.
Terpisah, Ketua BP Batam Mustofa Widjaja yang ditanyai soal ini juga enggan berkomentar banyak. Katanya, memang untuk menentukan siapa yang akan duduk menjadi Wakil Ketua BP Batam, sepenuhnya hak Ketua DK. Mengenai apakah ada usulan tersendiri dari Ketua BP Batam, Mustofa mengakui, sampai saat ini pihaknya tidak melakukan seleksi apalagi sampai mengusulkan.
" Sementara kan itu ada batas waktunya. Untuk melakukan atau mencari itu sudah ada proses. Tapi kita tidak mencari, sepenuhnya ada di DK, sesuai dengan Undang-undang No 44 tahun 2007," kata Mustofa.
Keberlangsungan kinerja BP Batam, kata Mustofa saat ini juga berjalan normal dan lancar. Tidak ada hambatan. Sehingga dipastikan, meski Waka BP Batam kosong, semua berjalan sebagaimana mestinya. (mnb)
- Ombudsman Hadir di Kepri
- Industri Meningkat Seiring Hadirnya Batam Techno Park
- Kabag Keuangan Kota Batam Dituding Tahan Anggaran Panwaslu
- Hasil Otopsi Kematian Empat Bocah di Batam Disampaikan Besok
- Pemuda Timur Demo Polisi Hari Ini
- Kinerja Kepolisian Batam Dipertanyakan
- Labelisasi Halal Harus Ditangani Tiga Instansi
- Nama Ketua DK FTZ Diusulkan ke Presiden



