Lomba yang digelar selama tiga hari mulai Rabu (13/3) hingga Jumat (15/3) merupakan ajang seleksi untuk menentukan wakil Kecamatan akan maju ke FLS2N tingkat Kota Batam, akhir bulan ini.
Ketua MKKTK Kecamatan Batam Kota Rina Silfya menyatakan, panitia membedakan peserta menjadi kelompok. Yakni kelompok A dan kelompok B. Kelompok A untuk TK yang telah memiliki izin resmi. Kalau kelompok B itu untuk TK yang belum memiliki izin resmi.
" Sebenarnya mereka sudah mengurus izin, hanya saja belum jadi. Pemenang pertama dari setiap cabang perlombaan FLS2N nantinya mewakili Kecamatan Batam Kota di pentas FLS2N tingkat Kota Batam," kata Rina, di sela-sela acara di Mega Mall, kemarin.
Ajang FLS2N ini memperlombakan sembilan jenis bidang lomba, diantaranya menggambar, melukis dengan jari (finger painting), alat permainan edukatif (APE), tari kreasi melayu, gurindam, gerak dan lagu, puisi, menyanyi solo, dan senam ceria irama.
" Kita berharap bukan hanya sampai tingkat kota, kalau bisa anak-anak kita bisa sampai ke nasional. Kalau tahun lalu, kami hanya sampai di tingkat provinsi. Kami belum bisa sampai nasional," katanya.
Melalui kegiatan FLS2N ini, kata Rina, para siswa dapat memetik pelajaran tentang sportivitas. Yakni, bahwa dalam sebuah kompetisi ada menang dan ada kalah.
"Dengan kegiatan ini, mereka akan belajar kalau untuk meraih prestasi itu perlu pengorbanan. Dengan mengikuti kegiatan ini sejak awal, mental kompetisi anak-anak akan semakin terasah,"katanya. (mnb)
- Kejari Akan Selidiki Keterlibatan Tersangka Lain
- Kebisingan Batam Lampaui Ambang Normal
- DPRD Desak BP Batam Tuntaskan Masterplan Reklame
- ATB Belum Terima Laporan Pencurian Air di PT Lobindo
- Hasil Otopsi Kematian Empat Bocah di Batam Disampaikan Besok
- Kabag Keuangan Kota Batam Dituding Tahan Anggaran Panwaslu
- Industri Meningkat Seiring Hadirnya Batam Techno Park
- Ombudsman Hadir di Kepri



