Senin05272013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Disdik Kota Batam Sulit Data Anak Putus Sekolah

Disdik Kota Batam Sulit Data Anak Putus Sekolah

BATAM CENTRE (HK) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengaku kesulitan mendata anak putus sekolah di Kota Batam. Salah satu penyebabnya adalah tempat tinggal mereka yang tidak jelas. Akibatnya, berapa jumlah anak putus sekolah se-Kota Batam tidak mengetahui secara pasti.

Meski demikian, Muslim Bidin meyakini bahwa jumlah anak putus sekolah sangat sedikit. Katanya, jumlah pastinya tidak dapat, tapi mengenai data anak yang putus sekolah, karena memang sebelumnya memang sudah pernah sekolah di Batam itu ada.

" Kayak anak-anak yang dijalan itu, yang minta-minta, pernah saya tanya rumahnya di mana. Mereka juga gak tau. Nah, kita juga sulit mengetahui. Dan perlu diketahui juga, anak-anak yang putus sekolah itu, bukan karena kurang mampu tapi memang karena tidak mau sekolah, tidak ada minat," jelas Muslim, Minggu (24/3).

Menurut Muslim, sebenarnya tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan, sebab saat ini semua biaya sudah digratiskan. Ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Jika memang orang tua tidak mampu, tinggal mengusulkan. Muslim mencontohkan saat dirinya melihat TPA Telaga Punggur. Disana banyak anak yang bekerja (pemulung) membantu orang tuannya. Saat ditanya, anak-anak tersebut lebih senang bekerja dari pada sekolah.

Oleh karena itu, perlu kesadaran orang tua untuk menasehati anaknya. Pemerintah saat ini sudah memfasilitasi. Masalah membantu pekerjaan orang tua, anak-anak di hinterland, kata Muslim, ada sebagian seperti itu.

" Di hinterland juga ada. Kadang pergi melaut, pulang uda capek kan. Tidak mau lagi sekolah. Seperti ini yang sulit kita data. Kalau misalnya dia kelas 2 SD, kemudian berhenti, itu ada sama kita. Begitu juga, anak yang tidak melanjutkan sekolah, misal tamat SD, tidak melanjutkan SMP. Itu ada, tapi sangat kecil persentasenya," jelas Muslim.

Saat ini, setiap bulan sekolah-sekolah melapor ke Disdik berapa jumlah guru dan murid. Di sana dilihat apakah ada murid yang keluar atau tidak. Kata Muslim, keluar masuknya ada validasi. Sementara untuk solusi bagi yang terlanjur putus sekolah, saat ini di Batam, mereka (anak putus sekolah) bisa melanjutkan studinya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang saat ini bertebaran di Kota Batam. (lim)

Share