Kepala Dinas Kependidikan Kota Batam, Muslim Bin Bidin mengatakan, hingga saat ini bantuan dana CSR perusahaan di Batam untuk pendidikan masih sangat minim. Berkaca pada tahun lalu, hanya ada beberapa perusahaan yang membantu melalui Dewan Pendidikan Batam.
" Di Batam ada ratusan industri skala besar, namun pengalokasian CSR untuk pendidikan minim. Kita tidak pernah difasilitasi menerima dana CSR untuk pendidikan," kata Muslim, kemarin.
Dana CSR perusahaan melalui Dewan Pendidikan Batam itu, menurut dia, dari PT MC Dermott, Bank Jabar Banten (BJB) dan satu perusahaan industri elektronik di Mukakuning. Bantuan tersebut bentuk barang dan uang. Seperti penambahan alat praktikum.
" Ada beasiswa Rp200 juta dari BJB dan mesin untuk praktek anak SMK dari perusahaan di Mukakuning dan Dermott, alat sekolah,"kata Muslim.
Sebelumnya Kadis Tata Kota Batam, Gintoyono mengajukan pembangunan terhadap 23 sekolah SD dan SMP untuk tahun anggaran 2014. Dimana, untuk SD diajukan 16 unit sekolah yang tersebar disemua kecamatan. Sementara untuk SMP, yang diajukan ada 7 unit sekolah. Dimana, untuk pembangunan SD diajukan Rp52,5 miliar dan SMP Rp25,5 miliar. (mnb)
- Truk Polda Kepri Terbalik di Batuaji
- Pemko Batam Butuh 500 PNS Baru
- Disdik Tetap Targetkan Kelulusan 90% 7.142
- Februari, Investasi Masuk 79,31 Juta Dolar
- Rp7 M Bangun Embung di Pulau Nipah
- Banyak Perusahaan Tambang Tak Ikut Aturan
- Musrenbang Kota Batam Resmi Ditutup
- Perlunya Sinergi Bersama Mengentaskan Kemiskinan di Batam




