Sebab, 10 Kepala Keluarga (KK) yang mendiami pulau tersebut telah mendapat bantuan pembangkit listrik tenaga panel surya (Solar Cell) dari Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YMPI) bekerjasama dengan Majelis Pusat Singapura.
" Sejak hari ini, masyarakat di Pulau Smakau tak lagi kegelapan," ujar Kabid Sumberdaya Kelautan Dinas KP2 Batam, Adnan usai meresmikan penggunaan solar cell di Pulau Smakau, Rabu (27/3).
Tak hanya pelaksanaan seremonial launching solar cell, tapi semua rumah yang mendapatkan fasilitas solar cell tersebut langsung melakukan uji coba penggunaan alat tersebut untuk memastikan kualitas cahaya dan juga ketahanannya.
Sekretaris Majelis Pusat Singapura Zakari Abdul Gafur mengatakan bahwa 10 unit solar cell di Pulau Smakau akan menjadi pilot projet mereka dalam upaya mengembangkan kelistrikan dengan menggunakan tenaga surya.
" Ini bisa jadi pilot projet pengembangan listrik tenaga surya, kedepan kita telah targetkan 2 ribu unit solar cell di sejumlah pulau di Batam," ujar Zakaria.
Untuk target 2 ribu solar cell tersebut, pihak YPMI bekerjasama dengan Majlis Pusat juga akan melakukan perluasan jangkauan ke sejumlah pulau yang ada di Batam, diantaranya Pulau Pecung dan Pulau Mecan.
"Kami butuh waktu hingga 5 tahun kedepan untuk target 2 ribu paket solar cell ini," kata Zakaria lagi.
Selain hemat bahan baku karena hanya mengandalkan sinar matahari, alat ini, kata Zakaria dapat menyimpan arus listrik hingga tiga hari. Sehingga meski terjadi mendung selama tiga hari berturut-turut, masyarakat masih dapat menggunakan alat tersebut untuk menyalakan lampu penerangan.
"Alat ini bisa menyimpan arus listrik hingga 3 hari," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua YPMI Nada Faza Soraya mengatakan, bahwa keberadaan solar cell cukup membantu masyarakat di pulau-pulau, karena selain bisa digunakan untuk penerangan di rumah, alat tersebut juga bisa digunakan menangkap ikan di laut karena alatnya sangat flesksibel bisa dibawa-bawa.
"Alat ini (Solar Cell, red) bisa juga digunakan untuk melaut," kata Nada. (ays).
- Truk Polda Kepri Terbalik di Batuaji
- Pemko Batam Butuh 500 PNS Baru
- Disdik Tetap Targetkan Kelulusan 90% 7.142
- Februari, Investasi Masuk 79,31 Juta Dolar
- Rp7 M Bangun Embung di Pulau Nipah
- Banyak Perusahaan Tambang Tak Ikut Aturan
- Musrenbang Kota Batam Resmi Ditutup
- Perlunya Sinergi Bersama Mengentaskan Kemiskinan di Batam




