Sabtu06082013

Last update11:14:58 AM

Back Batam Jalan Tanjung Uma Batam Akan Diperlebar

Jalan Tanjung Uma Batam Akan Diperlebar

Wawako Minta Warga Relakan Lahannya

LUBUK BAJA (HK) - Jalan menuju kampung tua Tanjung Uma akan diperlebar. Kepastian ini tertuang dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Batam yang digelar di Hotel Vista beberapa waktu lalu. Dan ini sudah menjadi program prioritas untuk dilaksanakan di 2014.

Wakil Walikota Batam Rudi saat meninjau langsung kawasan tersebut, Senin (1/4) mengatakan, warga yang rumahnya berada di lokasi jalan yang akan diperlebar harus rela berkorban, jika nanti terkena pelebaran.

" Akses jalan selain diperlebar menjadi enam meter yang saat ini hanya lima meter, juga ada tikungan yang harus diubah dengan menggesernya. Perubahan tikungan agar tidak rawan kecelakaan. Karena itu, ada rumah yang harus digusur. Tapi nanti akan kita bicarakan. Perlu kesiapan untuk berkorban. Kalau bisa dua jalur sehingga kendaraan tidak terlalu padat," kata Rudi,

Wawako menyebutkan, jalan Tanjung Uma merupakan jalan tertua dan sudah 10 kali diusulkan di Musrenbang tingkat kota. Dikatakan dia, jalan tersebut, tidak hanya sempit tapi juga sudah rusak.

" Pelebaran hanya dilakukan pada jalan masuk saja. Sementara di bagian atas saat ini masih dalam kondisi layak. Kalau hanya memperbaiki yang ada, tidak menyelesaikan macet. Tapi, ini juga merupakan masalah Kampung Tua. Sebab, Tanjung Uma sudah masuk dalam kawasan Kampung Tua dan sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Walikota," katanya.

Karena itu, Rudi meminta BP Batam dapat segera menyelesaikan masalah Kampung Tua untuk selanjutnya diserahkan ke masyarakat atau Pemko.

Tahun ini, beberapa ruas jalan di kawasan tersebut akan diakukan perbaikan adalah jalan dari simpang Baloi ke arah depan DC Mal dan Pasar Induk. Perbaikan dilakukan Badan Pengusahaan Batam dan Dinas Pekerjaan Umum Kepri. Sementara Pemko akan memperbaiki jalan di belakang DC Mal, samping Hotel Bali.

Camat Lubukbaja, Rufolph mengatakan, belum bisa memastikan, apakah rumah warga yang terkena pelebaran jalan di Tanjung Uma, akan mendapatkan sagu hati atau tidak. Sebab rumah tersebut hanya digeser saja.

" Rumahnya nanti kita geser saja. Nanti kita bicarakan dengan warga setempat apakah ada sagu hati atau tidak. Yang jelas, jalan masuk ke Tanjung Uma akan dipotong sehingga rata dengan Tempat Pembuangan Sampah yang ada di samping jalan masuk," katanya. (mnb)

Share