Terpilih Secara Aklamasi
BATAM CENTRE (HK)- DR H Soerya Respationo, SH, MH kembali terpilih sebagai Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) masa bhakti 2013-2018 pada Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang digelar di Hotel Harris, Batam Center, Jumat (5/4).
Soerya yang juga menjabat Wakil Gubernur Kepri itu terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari seluruh Pengurus Cabang (PC) FKPPI Se-Provinsi Kepri.
"Setelah mendengarkan apa yang sudah diaspirasikan tujuh pengurus cabang FKKPI kabupaten dan kota, ini saya artikan sebagai perintah. Karena perintah, Insya Allah saya terima,” kata Soerya yang langsung disambut tepuk tangan seluruh peserta Musda.
Sebelumnya, saat memberikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan FKKPI periode 2008-2013, seluruh peserta Musda menerima laporan pertanggungjawaban Soerya. Dalam laporan pertanggungjawabannya, Soerya mengatakan FKKPI di bawah kepemimpinannya telah berusaha membawa paradigma baru diorganisasi tersebut.
"Kami berusaha untuk mengembangkan organisasi ini bukan sebagai ajang silahturahmi saja. Akan tetapi juga menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Untuk itu, ia berharap kedepan organisasi dapat lebih berkembang dan dirasakan masyarakat ke depannya. "Kami punya impian agar kedepan FKPPI ini dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa," pungkasnya.
Selain dihadiri pengurus FKPPI Kepri, Musda tersebut juga dihadiri Wakil Ketua PP FKPPI Bahrioen Sucipto, Komandan Korem 033/Wirapratama Brigjen TNI Deni K Irawan, para Komandan Kodim se Propinsi Kepri, sejumlah Anggota DPRD Kota Batam, Kadispenda Provinsi Kepri Isdianto.
Musda FKPPI Kepri ini berlangsung selama dua hari, Jumat - Sabtu (5-6 April). Dimana pada hari pertama, selain diselenggarakan pembukaan Musda, juga digelar acara pelantikan seluruh Pengurus cabang FKPPI Kabupaten /kota yang ada di Kepri.
wakil Ketua PP FKPPI Bahrioen Sucipto, saat memberikan sambutan, meminta para anggota FKPPI memperkuat nasionalisme dan solidaritas Putra - Putri TNI-Polri, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kita berharap, FKPPI Kepri mampu menjadi inisiator melakukan perubahan ddi segala bidang. Baik pembangunan infrastruktur, maupun meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945," kata Bahrioen.
mantan anggota DPR-RI tersebut juga mengimbau kepada anggota FKPPI, agar bersikap arif dalam menyikapi isu yang berkembang di tanah air saat ini. Sehingga tidak terpancing ke hal-hal yang negatif yang pada akhirnya merusak tatanan kebangsaan.
" Hindari isu-isu yang berbau adu domba dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Tapi bagaimana kita dapat membangun organisasi ini, sebagai mana yang telah diamanatkan pada musyawarah nasional beberapa waktu lalu, sehingga organisasi ini berjalan dengan baik di atas relnya," imbau Bahrioen.
Jaga Keutuhan NKRI
Komandan Korem 033/Wirapratama, Brigjen TNI Deni K Irawan, dalam sambutannya saat membuka Musda mengatakan, kehadiran FKPPI diharapkan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memiliki komitmen dalam menjaga keutuhan NKRI.
" Momentum ini tidak hanya dihayati dan dipahami. Tapi bagaimana kita mampu mengaktualisasikannya di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Saling harga mengharagai satu sama lainnya, agar tetap menjaga keutuhan bangsa," kata Deni.
Deni juga menghimbau kepada anggota serta pengurus FKPPI, agar senantiasa menghindari kasus-kasus sosial, antar kelompok, antar suku, agama dan ras. Menginggat kondisi bangsa saat ini, sedang menghadapi ujian yang sangat berat.
" Saya minta kepada FKPPI, agar mampu bersikap arif dan tidak terjebak dalam lingkaran isu yang berhubungan dengan SARA. FKPPI harus mampu menjadi garda terdepan dalam mengantisipasi munculnya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Danrem.(r/lim)
- FKPPI Harus Jadi Pemersatu Bangsa
- Membuat Robot
- Bisnis Frianchise Mie Hot Plate Singapura di Batam
- LPK Aji Jaya Dilatih oleh Instruktur Berpengalaman
- Disparbud Batam Diduga Terima Setoran
- Pemilik Sumur Bor Pasar Melati Bisa Dijerat Pasal Berlapis
- Warga Kampung Jabi Ancam Bakar Alat Berat
- Wawako Buka Batam Nasional Expo 2013




