Wakil Walikota Batam, Rudi mengatakan bantuan tersebut, secepatnya akan dilakukan setelah pendataan.
" Kita akan bantu, tapi besarannya nanti setelah semua selesai didata. Sehingga besaran bantuan akan dilihat seberapa kerusakan. Ini secepatnya kita lakukan, ya paling lambat seminggu pasca kejadian," kata Rudi, kemarin.
Katanya, bantuan tersebut menggunakan pos anggaran darurat yang pada tahun ini besarannya Rp2 miliar melalui APBD. Sehingga, kata Rudi, setiap ada kejadian musibah seperti ini, pemerintah akan memberikan bantuan.
Sebelumnya, sebanyak 33 rumah dan 1 masjid rusak diamuk angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB Perumahan Nadin Raya dan Gardan Raya. Meski tak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Peristiwa angin puting beliung itu telah membuat pemukiman warga luluh-lantak, atap rumah dari bahan seng dan sampah tampak berserakan.
"Kita berharap kepada warga Batam, untuk tetap waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Sebab saat ini, musim pancaroba, yang cuacanya sulit diprediksi. Kita hanya waspada, jangan sampai ada korban jiwa," harap Rudi.
Sementara itu, rumah-rumah yang diterjang angin puting beliung mengalami kerusakan yang cukup parah. Ini disebabkan karena buruknya kualitas bangunan perumahan.
Camat Batam Kota Syaiful Bahri SE menambahkan, buruknya kualitas bangun perumahan dikarenakan banyak pembangunan perumahan yang dilakukan oleh pengembang tidak pernah dicek oleh Dinas Tata Kota selaku pemberi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sehingga seperti apa kualitas bangunannya tidak diketahui yang dijual kepada masyarakat sesungguhnya.
" Distako yang mengeluarkan IMB tidak pernah melakukan pengecekan langsung pada saat deplover dalam melakukan proses pembangunan rumah. Seperti apa kualitas bangunan yang dijual kepada masyarakat,"terangnya.
Sehingga ketika terkena angin sedikit saja atapnya langsung terlepas seperti kemarin. Dan juga kerusakan lainnya ada dinding bangunan yang roboh pada saat tengah dalam proses pembangunan.
Masih Syaiful Bahri menyampaikan, malam kemaren usai sore harinya terkena angin puting beliung didua perumahan yaitu Nadin Rayan dan Gardan Raya Wakil Walikota Batam langsung mengunjungi lokasi kejadian. Kujungan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah SKP Pemko Batam seperti Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kemenag dan yang lainnya.
"Setelah dilihat dan ditinjau ke berbagai tempat yang terkena angin puting beliung sehingga fokusnya di Masjid. Dan juga Wawako pada malam itu juga langsung menunjuk salah seorang pejabat di Pemko untuk menjadi kepala tim dan segera menyelesaiakan masyarakat yang menjadi korban angin puting beliung,"terangnya.
Menurut Camat Batam Kota ini, untuk kerusakan rumah warga yang terkena angin puting beliung tidak separah seperti tahun lalu. Dan juga pada malam tadi dikatakan oleh Wawako, kalau angin puting beliung yang sempat terjadi sebelumnya beberapa waktu lalu proses pencairan bantuan selama tiga hari, namum untuk yang ini akan diusahakan paling lama satu minggu sudah caitnya. (jua/mnb)
- Buruh Batam Tolak Upah Murah
- Tahun Ini, Traffic Light Rusak di Batam Diperbaiki
- Target Pendapatan Pelabuhan di Batam Naik 10 Persen
- CBT Laboratorium Mempermudah Polisi Ungkap Kasus
- Tertibkan Pijat Plus-plus di Batam, Yusfa Bantah Dirinya Lamban
- Pemko Batam Bentuk Tim Tertibkan Sumur Bor Ilegal
- Pengembang Diminta Berikan Penjelasan Terkait Pembangunan di Pulau Manis
- 13 TP PKK Kota Batam Juara Festival Dikir Barat



