"Programnya sih banyak. Mulai dari gotong-royong, sunatan massal, pemeriksaan kesehatan bagi ibu-ibu, yang membidangi perempuan. Tapi, untuk awalnya kita akan konsolidasi internal dulu," kata Ketua Perpat Bengkong terpilih Deni Setiawan di sela-sela rapat persiapan pelantikan, Sabtu (13/4).
Selain konsolidasi internal, lanjut Deni, pihaknya juga akan gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, khususnya di Kecamatan Bengkong. Dengan demikian, kata dia, kehadiran Perpat ini dapat dirasakan oleh masyarakat.
Menurut Deni, Perpat terbuka bagi semua masyarakat. Ia mengatakan anggota Perpat tidak harus suku Melayu atau yang lahir di Batam. "Siapa saja bisa bergabung dengan niat turut membangun Batam yang lebih baik. Kalau mau bergabung tidak ada kriteria khusus semua dirangkul. Perpat tidak otentik khusus Melayu. Contoh di Batuaji, orang Batak ada. Selama tidak bertentangan dengan AD/ART, selama itu kita akomodir," jelasnya.
Zulandri, Wakil Ketua I Perpat Bengkong mengatakan, pengurus Perpat Bengkong akan dilantik langsung oleh Ketua DPD Perpat Kota Batam. Rencananya, pelantikan akan dihadiri Walikota Batam Ahmad Dahlan dan pejabat lainnya. "Kita ingin Perpat Bengkong jadi percontohan nantinya. Jangan sampai yang lama-lama vakum. Tapi, program kita pasti akan menyentuh langsung masyarakat. Dan kita siap membantu siapapun, terutama pemerintah dalam membangun Kota Batam," katanya. (mnb)Share
Newer news items:
- Kapolda Kepri Minta Pemberian Izin Lahan Lebih Teliti
- Polda Kepri Tingkatkan Kemanan Jelang Pemilu 2014
- Dukung Batam Car Free Day
- Proyek PT Kezia Resahkan Warga
Older news items:
- Pemprov Kepri Komitmen Dukung Koperasi
- Cahya: Investor Harusnya Dijaga
- Perusahaan Asing Tutup, BP Batam Belum Tahu
- 700 Siswa Batam Ikut UN Paket C




