Rustam dalam sambutannya mengatakan, sejauh ini baru pertama kali PC mengadakan rakercab yang dilakukan PC Lubukbaja. Hal ini merupakan langkah awal kemajuan PC PGRI Lubukbaja dalam meningkatkan program yang ada serta program dijalankan ditingkat kecamatan Lubukbaja.
Menurutnya, bahwa PGRI ini merupakan organisasi profesi yang keberadaanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Maka dari itu setiap guru diwajibkan untuk menjadi anggota PGRI. "Kalau masih ada guru bertanya buat apa masuk PGRI, karena guru itu belum tahu manfaatnya. Padahal cukup banyak kegiatan dilakukan, dan juga peningkatan kesejahterakan guru. Salah satunya hasil perjuangan PGRI itu adanya sertifikasi guru," ujar Rustam.
Dijelaskan Rustam, sejarah lahirnya PGRI ini pada 25 November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia, dan dari situlah perjuang PGRI dalam membela hak-hak guru terus dilakukan. Hanya saja dari 9.228 guru yang ada di Batam, baru 4.800 guru saja yang aktif sisanya masih pakum.
"Sebenarnya sangat ringan kewajiban anggota ini, hanya iuran perbulan Rp5.000 saja itupun untuk kesejahteraan mereka. Nah dari uang itu disetor ke PGRI pusat hanya Rp400, untuk Provinsi Rp600, dan untuk kota Rp1.000. Sisanya iuran untuk kecamatan Rp3000. Hasil iuran ini untuk anggota juga, bila ada anggota yang sakit kita bantu, dan bila guru terkena kasus difasilitasi dengan advokasi," jelasnya.
Sementara Ketua PC PGRI LUbukbaja, Abdurrahman A Hunalapa SPdI, menyatakan rakercab ini sengaja diadakan dalam rangka membut program kegiatan sosial kemasyarakatan, dan meningkatkan prestasi olahraga serta seni. Program yang dibuat PC PGRI Lubukabaja ini diselaraskan dengan program PGRI Kota Batam. "Dari hasil pendataan anggota PGRI di Lubukbaja cukup banyak mencapai 700 guru lebih. Maka dari itu PC PGRI Lubukbaja ini harus terus menerus mensosialisasikan program-program agar keberdaannya dapat dirasakan," kata Abdulrrahman .
Rakercab ini kata Abdurahman, untuk kemandirian dalam menetapkan serta pengambilan kebijakan organisasi agar organisasi ini memiliki kemampuan secara profesional dan dapat bekerjasama secara kolaboratif baik dengan instansi pemerintah maupun dengan organisasi lain dalam memperjuangkan anggotanya.
"Yang terutama kali dalam program kerja kita yaitu meningkatkan profesionalisme guru serta ketauladanan, dan melaksanakan kegiatan organisasi secara optimal dan kolaboratif. Karena PGRI ini sebagai wadah tempat berhimpunnya segenap guru. Makanya para rakercab ini kita menyusun program kerja mengetahui arah dan sasaran kebijakan organisasi," kata Abdurrahman lagi. (men)
Share
Newer news items:
- Buruh Sphipyard Dua Bulan Tak Gajian
- Rangkap Jabatan Rugikan Masyarakat
- HKTI Berjuang Mewujudkan Ketahanan Pangan
- Wako Batam Dilaporkan ke Ombusdsman
Older news items:
- Keterbukaan Informasi Tingkatkan PAD
- Inflasi Batam Triwulan I Tahun 2013 Terkendali
- Kasdisparbud Batam Diminta Mundur
- Wawako Batam Resmikan Program Padat Karya di Pulau Air Raja




