Senin05272013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Wawako Batam Kembali Kecewakan Warga

Wawako Batam Kembali Kecewakan Warga

SAGULUNG (HK)- Wakil Walikota Batam Rudi,SE,MM kembali membuat kecewa warga Batam. Sebelumnya warga komplek pertokoan Hang Kesturi yang kecewa dengan sikap wawako yang dinilai arogan, kini giliran warga pelabuhan Dapur 12 Ujung, Sagulung yang merasakan hal serupa.
Kekecewaan itu berawal dari rencana Rudi yang akan melakukan peninjauan ke lokasi pembuangan limbah minyak ke laut di pelabuhan Dapur 12 Ujung, Sagulung, Senin (22/4). Mendengar informasi itu, warga yang terdiri dari ibu-ibu dan sejumlah tokoh masyarakat setempat berbondong-bondong mendatangi lokasi yang akan ditinjau wawako.

Rencananya, warga akan menyampaikan uneg-unegnya kepada wawako terkait limbah minyak yang dibuang sembarangan itu. Tidak hanya uneg-uneg, mereka juga akan mengajukan sejumlah pertanyaan.

Setelah sekian lama menunggu, Rudi dan rombongan tak kunjung datang. Warga berusaha sabar dan berharap Rudi bisa datang. Kemudian terdengar kabar, kalau Rudi batal meninjau lokasi pembuangan limbah minyak di kawasan itu. Kabar tersebut kontan membuat warga kecewa.

Subur, warga pelabuhan Dapur 12 mengaku kecewa dan kesal atas batalnya rencana wawako meninjau pembuangan limbah minyak. Warga juga tak suka ada kapal repair di lokasi tersebut. Sebab sangat menggangu aktifitas mereka sebagai nelayan. Masalah inilah yang akan mereka keluhkan kepada wawako nantinya.

" Warga di sini tidak senang ada kapal minyak yang sandar itu. Karena telah mengganggu mata pencaharian mereka. Ini akan menjadi bahan bagi kita untuk menanyakan langsung kepada wawako. Tapi setelah ditunggu-tunggu, ternyata dia tak datang," katanya.

Sementara itu IP selaku Kepala Pos pelayanan lingkungan hidup, langsung turun ke lokasi kapal repair yang diduga milik Limin, seorang pengusaha minyak. Ia mengaku, telah memanggil pemilik kapal terkait pembuangan limbah yang dilakukannya. Bahkan sudah melayangkan surat panggilan. Tapi pemilik kapal
belum juga datang.

Langkah tersebut diambil setelah pihaknya menerima pengaduan dari warga sekitar dan mengecek ke lapangan. " Kita sudah panggil pemilik kapal itu dan siapapun orangnya itu. Karena sudah melanggar ekosistem lingkungan maupun menggangu aktifitas daerah ini,"jelasnya.

Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata yang dikonfirmasi tadi malam mengatakan, batalnya rencana wawako meninjau pembuangan limbah minyak di pelabuhan Dapur 12 Ujung, Sagulung karena ada sesuatu hal yang tak bisa ditinggalkan. Ardi mengatakan wawako akan datang besok (Selasa) ini. (cw71).

Share