Senin04292013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Rampok Siang Bolong Kuras Rp80 Juta

Rampok Siang Bolong Kuras Rp80 Juta

Pelaku Mengaku Cari Suami Korban

BATAM (HK)- Dua perampok bersenjata tajam mengobrak-abrik rumah milik Rani di Komplek Perumahan Tembesi Centre Blok Bi No 7, Batuaji, Kamis (26/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Perampok berhasil membawa uang tunai senilai Rp80 juta dan sejumlah perhiasan yang disimpan di dalam kamar.
Sebelum menjarah uang dan perhiasan, kawanan perampok yang awalnya mengaku mencari suami korban tersebut lebih dahulu menodongkan pisau dan parang panjang ke korban. Di bawah todongan senjata tajam, Rani dan anaknya diikat dengan tali.

Menurut Rani, saat kejadian berlangsung, ia sedang bersama dua anaknya di rumah. Satu sedang bermain di depan rumah dan satu lagi di dalam kamar. Tiba-tiba kedua perampok mengetuk pintu rumah. Begitu pintu dibuka, keduanya langsung masuk ke dalam rumah dan menutup pintu. Kedua pelaku beralasan sedang mencari suaminya.

"Ada apa pak, kok pintu rumahnya ditutup. Namun bukannya di jawab malah pelaku langsung menodongkan parang panjang dan pisau kecil ke arah saya. Saya takut dan hanya diam. Yang saya pikirkan saat itu asalkan jangan membunuh saya dan anak saya," kata Rani kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, kemarin.

Dibawa todongan senjata tajam, pelaku mengajak Rani dan anaknya yang sebelumya berada di luar itu masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar pelaku mengancam akan membunuh jika tidak menuruti perintahnya. Kedua perampok lalu mengikat tangan, kaki ibu dan anaknya dengan menggunakan tali.

Setelah berhasil melumpuhkan korbannya, salah satu pelaku menuju ke kamar tempat penyimpanan uang dan perhiasan. Sementara pelaku lainnya menyandera korban di dalam kamar. Selama lebih kurang 10 menit menguasai rumah itu, kawanan rampok tersebut dengan leluasa mempereteli harta korban serta uang yang tersimpan di dalam lemari kamar tersebut. Selesai menjarah isi rumah, kawanan perampok langsung kabur.

Selama ditinggalkan pelaku, Rani berhasil melepaskan diri dan kemudian menolong anaknya. Selanjutnya, Rani masuk ke ruangan kamar lainnya, ternyata uang dan perhiasannya sudah dibawa kabur pelaku.

Rani mengaku, tidak mengenal wajah kedua pelaku karena menggunakan helm. Ia hanya mengenal postur tubuh kedua perampok itu yakni satu berbadan gemuk dan satu lainnya kurus dan bertato. Kedua pelaku memakai baju warna merah dan hitam. Ia juga tidak mengenal nomor plat sepeda motor berwarna biru-putih yang digunakan perampok tersebut.

Beberapa orang lainnya yang ditemui di sekitar TKP mengaku tidak tahu persis tentang peristiwa perampokan terhadap Rani. Tapi mereka membenarkan tentang adanya perampokan di rumah itu.

"Memang ada perampokan. Tetapi, kami tidak tahu banyak tentang kejadian itu," ujar Julitrianto, warga yang tengah berada di TKP, kemarin.

Ia mengaku sempat melihat kedua pelaku mondar-mandir di sekitar perumahan ini. Namun dia tidak curiga kalau mereka itu adalah perampok.

"Memang ada dua orang tadi mondar-mandir di komplek ini. Saya kira orang itu mau mencari kontrakan rumah. Tapi kemungkinan pelaku itu sudah mengintai korban, karena korban baru pulang dari salah satu bank," sebut Julitrianto.

Kapolsek Batuaji Kompol Tua Turnip mengatakan timnya dibantu anggota buser Polresta Barelang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi termasuk korban sudah dimintai keterangan. Kasus perampokan ini masih dalam penyelidikan polisi.

"Kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti," tegas Tua yang memimpin langsung olah TKP di lapangan.

Dia mengatakan, perampok tidak melukai korban. Hanya saja tangan korban luka karena ikatan tali tersebut. (cw71)

Share