Sabtu05042013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Rudi Khaidir : Janjikan Lapas Bebas Pungli

Rudi Khaidir : Janjikan Lapas Bebas Pungli

BATAM (HK)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum dan HAM) Provinsi Kepri Rudi Khaidir berjanji memberangus segala bentuk praktek pungutan liar (pungli) di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Ia meminta masyarakat tidak takut melapor jika menemukan ada anak buahnya yang melakukan perbuatan tidak terpuji itu.

"Catat namanya, jabatan ataupun foto wajahnya kalau ada petugas yang meminta sesuatu atau imbalan dan kami akan tindak keras petugas tersebut, tetapi asalkan yang benar," ujar Rudi Khaidir saat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-49 di Rutan Klas IIA, Batam, Sabtu (27/4).

Rudi mengatakan pihaknya menyediakan sejumlah sarana untuk menampung pengaduan masyarakat menyangkut pelayanan di Lapas maupun Rutan. Selain melalui surat, masyarakat yang merasa dipersulit ataupun menjadi korban pungli juga bisa melapor melalui nomor telepon selular.

Rudi juga mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, termasuk tidak melakukan pungli, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Ia menegaskan semua pegawai yang terbukti melakukan perbuatan melanggar hukum akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Ia mengatakan, sebelum bekerja di Lapas ataupun Rutan, seluruh pegawai, termasuk para sipir, sudah diwajibkan menandatangi pakta integritas dan perjanjian. "Kedepannya, kami mengharapkan, agar petugas yang ada di Lapas maupun Rutan, jangan ada yang malakukan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Kalau ada yang berbuat seperti itu, maka kami akan mengenakan sangsi yang tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menyinggung soal kondisi Rutan Klas IIA Batam yang kondisinya sudah kelebihan kapasitas. Menurut dia, hal itu sebagai dampak dari tingginya angka kriminalitas di daerah ini. Untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas ini, kata dia, pihaknya akan membangun Rutan baru di dekat Lapas Tembesi. "Kami sudah merencanakan pembangunan Rutan Klas IIA Batam yang berdekatan dengan Lapas di Barelang. Mudah-mudahan di akhir tahun 2013 mendatang, pembangunannya sudah selesai," ucapnya.

Upacara bendera peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-49 dipimpin oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kepri HM Soerya Respationo dan dihadiri sejumlah pejabat Provinsi Kepri. Usai upacara, tamu undangan disuguhi penampilan kabaret yang dibawakan oleh warga binaan Lapas Klas IIA Batam dan simulasi gangguan keamanan dan ketertiban oleh pasukan PHH Kanwil Kemenkum dan HAM Kepri.

Selain upacara bendera, Kanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Kepri mengadakan sejumlah kegiatan untuk memperingati Hari Pemasyarakatan ke-49, antara lain berbagai perlombaan olahraga antar Rutan, donor darah, bakti sosial, serta peresmian carwash, taman bacaan dan website Rutan Klas IIA Batam. ***/Tengku Bayu, Batam

Share