Sabtu05042013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Keluarga Empat Bocah Mengadu ke SBY

Keluarga Empat Bocah Mengadu ke SBY

BATAM CENTRE (HK) - Merasa menemui jalan buntu, keluarga empat bocah yang ditemukan tewas di dalam mobil Legacy Subaru di Pasar Cik Puan Bengkong pada akhir Februari lalu, mengaduh ke Presiden Soesilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk meminta keadilan.
"Kami kecewa tidak ada proggres pengungkapan kasus anak kami, makanya kami sampaikan pengaduan ke president," ujar salah seorang keluarga empat bocah, Ellyas Langodai , kemarin.

Dalam bundel berkas yang disampaikan ke SBY, lanjut Ellyas, selain mendesak agar Presiden memberikan perhatian serius ke kasus mereka, ia juga melampirkan kronologis kejadian dan juga kejanggalan dalam pengungkapan kasus anaknya.

Menurut dia, kasus yang menimpa anaknya, jika dilihat kronologis peristiwa yang sudah disampaikan ke pihak berwajib, seharusnya kepolisian bisa mengungkap secara tuntas.

" Kami berharap pihak berwajib dapat mengungkap kasusnya secara tuntas," katanya.

Selain menyampaikan langsung surat ke Presiden SBY, ungkap pria ini, ia juga menyampaikan surat ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Komnas HAM, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan, ke Mabes Polri serta ke komisi III DPR RI.

" Ada 6 bundel surat yang kita sampaikan ke Jakarta," ungkapnya.

Dan semua surat ini, katanya lagi, disampaikan secara langsung ke instansi yang dituju, bukan dikirim melalui jasa pos.

Masing-masing surat ditanda tangani langsung oleh Antonius Nusa, ayah dari korban Maria Yelsan Wenge (7) dan Kosmas Ferson Parera (4), Andreas Alysius, ayah dari korban Wilhelmus Rudi (3) dan Yosep Boli, ayah korban Aprilius Ama Mado (4).

Selain menyampaikan pengaduan ke enam instansi tersebut, keluarga korban juga menunjuk tim kuasa hukum yang diketuai langsung oleh Bali Dalo SH. (ays).

Share