Jumat05032013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Daerah Harus Miliki Destinasi Wisata

Daerah Harus Miliki Destinasi Wisata

BATAM (HK) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparenkraf) terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke dalam negeri. Salah satunya dengan memperkenalkan destinasi wisata potensial melalui Direct Promotion ke berbagai daerah maupun ke luar negeri.
Pada Sabtu (27/4), di Batam City Square (BCS) Mall Batam, Kemenparenkraf memfasilitasi kegiatan Direct Promotion Jawa Tengah yang dihadiri oleh 12 pelaku usaha di bidang kepariwisataan dalam negeri dan 20 pelaku usaha di bidang kepariwisataan dari Singapura dan Malaysia.

Direktorat Jenderal Pemasaran Kemenparenkraf, Retno Hesti saat meresmikan acara tersebut mengatakan, direct promotion merupakan langkah strategis untuk mencapai target 250 juta wisatawan lokal dan 9 juta wisatawan asing untuk berwisata ke berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, sebut Retno, masing-masing daerah perlu mempunyai destinasi wisata yang jelas.

"Sejak 2012 hingga 2014 ke depan, masing-masing daerah, dari Sabang hingga Merauke, harus menyiapkan destinasi wisata yang potensial. Dari data tersebut, kami akan lebih fokus mempromosikan destinasi-destinasi ke calon wisatawan," ujar Retno.

Dikatakan Retno, Batam dipilih sebagai tempat pelaksanaan Direct Promotion berbagai daerah karena letaknya yang sangat strategis. Retno berharap Batam turut mempromosikan potensi wisata daerah lain, dengan begitu kunjungan wisatawan ke daerah lain juga meningkat.

Di 2013, tambah Retno, Jawa Tengah memiliki berbagai iven, di antaranya, Festival Healt, FFI (Festival Film Indonesia), di samping itu ada Borobudur sebagai salah satu wisata sejarah, Batik Pekalongan sebagai wisata seni dan budaya, wisata kuliner, serta banyak lokasi wisata alam yang bisa dijual kepada masyarakat Singapura, Malaysia, Korea, Jepang, ataupun dari Eropa.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri, Ketua PHRI Batam Hanafi, serta perwakilan Pemprov Jawa Tengah. (byu)

Share