Penonaktifan terhadap John karena dirinya ikut hadir dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia yang digelar di Pontianak, Kalimantanh Barat, beberapa waktu lalu. Selain dihadiri 9 ketua kadin daerah, munaslub yang dianggap ilegal oleh Kadin Indonesia di bawah Suryo Bambang Sulisto, itu juga memecat Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. Pasalnya, Oesman Sapta dianggap sebagai penggagas Munaslub.
Terkait pelengseran itu, John yang dihubungi tadi malam, memberi klarifikasi via pesan singkat (SMS). "Surat pemecatan itu sudah tidak berlaku, karena Munaslub Kadin telah memilih Bapak Oesman Sapta Odang sebagai Caretaker Ketua Umum Kadin Indonesia, Bambang Suryo Sulisto telah diganti pada tanggal 27 April yang lalu," tulis John.
Surat pelengseran Johannes Kennedy itu, informasintya telah diterima Dewan Pertimbangan Kadin Kepri. Sayangnya, tak seorangpun anggota Dewan Pertimbangan Kadin Kepri yang mau berkomentar terkait hal itu. Mereka hanya menjawab akan mempelajari dulu surat dari Kadin Indonesia tersebut.
Seorang pengurus Kadin Kepri yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan kisruh yang terjadi di tubuh Kadin Indonesia akan sangat berdampak pada kepengurusan Kadin di daerah, termasuk Kepri dan Batam. Paling menarik, sebut sumber tersebut, Caretaker Ketua Umum Kadin Kepri telah diangkat Nada Faza Soraya, yang sebelumnya berseteru dengan Johannes Kennedy dalam pemilihan Kadin Batam.
"Kisruh Kadin ini masih terus berlanjut. Apa saja bisa terjadi, tetapi ini akan rumit," ujar sumber itu.
Sementara, Nada Faza Soraya yang ditunjuk sebagai Caretaker Kadin Kepri belum bisa dimintai tanggapannya terkait kisruh Kadin Indonesia.
Masih dalam siaran pers Kadin Indonesia itu, Ketua Umum Kadin Indonesia bersama Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia sekaligus Menteri Perindustrian MS Hidayat, telah bertemu dengan Oesman Sapta sebagai pengagas Munaslub sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia pada Sabtu (27/4) lalu.
"Oesman Sapta sudah mendapatkan penjelasan detail mengapa Kadin Indonesia tidak memproses permintaan Munaslub karena prosesnya tidak sesuai dengan AD/ART Kadin Indonesia, namun pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apapun, karena itu untuk menjaga keutuhan organisasi maka pada Sabtu 27 April 2013 telah dikeluarkan pencabutan keanggotaan dan Ketua Dewan Pertimbangan," jelas Suryo.
Suryo menegaskan, hasil Rakornas Bidang OKP TKP di Bandung pada 3 Februari 2013, Jakarta pada 8 dan 16 April 2013 memutuskan untuk mengambil tindakan tegas kepada semua pihak termasuk di antaranya beberapa ketua umum kadin provinsi. Tindakan tegas tersebut berupa pencabutan keanggotaannya sebagai anggota kadin yang otomatis membuat yang bersangkutan kehilangan jabatannya sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Provinsi atau Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.
Kadin Indonesia melihat, tindakan disiplin organisasi ini diambil dengan mempertimbangkan pelanggaran berat yang dilakukan yang bersangkutan atas pencemaran nama baik Kadin Indonesia dan penyalahgunaan wewenang yang bersangkutan sebagai pejabat Kadin Indonesia.
"Kadin sangat menyesalkan atas semua tindakan yang dilakukan oleh yang bersangkutan bahkan telah berulang kali Kadin Indonesia melakukan langkah-langkah persuasif dan klarifikasi, namun tidak membuahkan hasil positif," ungkap Suryo.
Selain Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri, berikut delapan Kadin daerah lainnya yang turut dilengserkan. Mereka adalah Ketua Kadin Prov Papua John Kabey, Ketua Kadin Prov Maluku Daniel Solihait, Ketua Kadin Prov Maluku Utara Iqbal Ruray, Ketua Kadin Prov Sulawesi Barat Harry Warganegara, Ketua Kadin Prov NTB Santioso Tyo, Ketua Kadin Prov Gorontalo Rocky Liyanto.
Terpisah, Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi yang merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia menolak Oesman Sapta sebagai Caretaker pengurus Kadin dalam Munaslub di Pontianak.
"Saya sudah cukup sibuk di Apindo. Munaslub Pontianak secara sepihak dan tidak sah mencatut nama saya tanpa sepengetahuan saya," ungkap Sofjan melalui surat resmi. (pti/kcm/vvn)Share
Newer news items:
- Bangun Industri Pesawat, Habibie Hanya Merintis
- Bawang Putih, Kol dan Jeruk Bebas Masuk
- 8 Tahun Kepri Impor Gula
- Dahlan pun Siap Mundur
Older news items:
- 4 Anggota KPU Batam Diminta Tak Diloloskan
- Keluarga Empat Bocah Mengadu ke SBY
- Takblik Akbar Taman Victoria Batam Dibanjiri Tokoh
- Kota Batam Dikepung Banjir




