Selasa06042013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Pemko Batam Siapkan Rp2 M untuk Kebun Raya

Pemko Batam Siapkan Rp2 M untuk Kebun Raya

BATAM CENTRE (HK) - Pemerintah Kota Batam akan mengalokasikan dana Rp 2 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2013 untuk pembebasan lahan Kebun Raya Batam.
Kebijakan tersebut seiring rencana pemerintah pusat yang akan mengalokasikan dana untuk pembangunan Kebun Raya Batam sebesar Rp60 miliar dan Pemprov Kepri 9 miliar.

Kepala Dinas Tata Kota Batam Gintoyono mengatakan, sesuai kajian akhir, dibutuhkan dana untuk pembangunan Kebun Raya Batam sebesar Rp850 miliar di atas lahan seluas 86,5 hektar.

" Dana sebesar Rp2 miliar tersebut digunakan untuk pembebasan lahan dari masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Pemko Batam juga sudah melakukan koordinasi untuk anggaran dari APBD Provinsi Kepri. Pada tahun 2014 dana dari Provinsi Kepri sekitar Rp9 miliar sudah bisa digunakan untuk pemagaran.

Menurut dia, semua kegiatan tersebut pada tahun 2014 mendatang diharapkan bisa dikerjakan. Meskipun berdasarkan masterplan, Kebun Raya Batam, baru akan selesai secara keseluruhan setelah dikerjakan selama 15 tahun.

Dana Rp60 miliar yang dianggarkan pemerintah pusat digunakan untuk dua kegiatan. Pertama dana cadangan sebanyak Rp20 miliar digunakan untuk membuat Detail Engeenering Desain (DED).

Kemudian dana Rp40 miliar dari Kementerian PU, akan digunakan untuk pembuatan prasaran dasar, seperti rumah kaca, buka jalan, penerangan, gerbang, waduk penampung air sebagai penyangga hutan nantinya.

" Semiggu lalu kita sudah melakukan rapat. Kita dapat anggaran cadangan untuk membuat DED nya sebasar Rp20 miliar dari pusat. Dan Rp40 miliar untuk pembuatan prasarana dasar. Pada 22 Mei mendatang tim dari LIPI dengan anggota dari Kebun Raya Bogor akan turun meneliti tanaman-tanaman langka, bukan hanya di Kepri tapi seluruh di Indonesia," katanya.

Gintoyono mengumpamakan, kelangkaan pohon di Kepri, seperti pohon Kruweing, pohon Balau dan Damar. Dulu pohon tersebut banyak disini, dulu masyarakat yang ingin membuat jembatan, pakai kayu Balau, tahan lama. Sekarang sudah sulit, mendapatkan. Makanya jembatan sekarang gampang rusak.

Dengan konsep yang ada, Gintoyono mengatakan, kelebihan Kebun Raya Batam sesuai perencanaan adalah dapat dimasuki melalui dua arah, yakni darat dan laut. Dan dalam rancangan itu, akan dibuatkan juga kereta gantung. Sementara lahan seluas itu, tentu ada juga akan mempertahankan hutan yang ada, asli seperti saat ini. Sementara pohon yang ditanam dari awal merupaan hutan kajian, yang nanti semua akan dicatat. Dari mulai ditanam hingga perkembangannya.

Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, Kebun Raya Batam merupakan file projek nasional. Kehadirannya nanti juga akan mendongkarak kedatangan wisatawan, apalagi Batam saat ini memang kekurangan lahan terbuka hijau. "Kita memang kekurangan lahan terbuka hujau. Di Batam hanya Engku Putri yang diakui. Dengan adanya, Kebun Raya nanti, tentu sangat baik,"katanya.

Sementara massa yang dibutuhkan pembangunan selama 15 tahun, Dahlan mengatakan itu sesuai dengan masterplan yang ada. Sebab ini membutuhkan dana besar. Paling yang bisa dipercepat adalah, pentahapannya dan kontensnya. (jua)

Share