Api Lambat Dipadamkan
BINTAN (HK) - Hutan dan perkebunan karet di Km 27, Kelurahan Toapaya Asri, tepatnya dibelakang kawasan lokalisasi Km 24, ludes terbakar, Jumat (9/2). Api dengan cepat membesar melahap habis kawasan hutan dikarenakan tiupan angin cukup kencang. Diperkirakan api menyala sejak siang hari dan lambat dipadamkan, sehingga sekitar 5 hektar lebih lahan hutan hangus terbakar.
Meski asap dari kebakaran ini terus membungbung kelangit, namun sayangnya petugas pemadan kebakaran kurang sigap dan lambat mendatangi lokasi kebakaran. Meski jauh dari pemukiman, namun akibat kebakaran tersebut, menyebabkan jalan kearah sana berkabut mengganggu aktifitas penguna kendaraan yang melewati lokasi kejadian.
Baru sekitar pukul 16.55 WIB, Lurah Toapaya Asri Arief Sumarsono melaporkan kejadian kebakaran itu kepada petugas Damkar. Namun setelah petugas Damkar tiba ke lokasi kebakaran, api mulai padan dan hutan sudah ludes terbakar. "Petugas sekarang sudah dilokasi untuk memadamkan api," ujar Arief melaporkan.
Ia belum mengetahui pasti penyebab kebakaran area tersebut, namun Arief menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar dengan sengaja maupun tidak sengaja kawasan hutan. Karena selain membahayakan, pembakar hutan juga bisa dikenaikan sanksi pidana hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.
"Supaya tidak membersihkan lahan atau kebun dengan cara membakar, apalagi musim sekarang angin kuat jadi rentan memicu kebakaran," imbuhnya. Yang kebetulan lokasi kebakaran juga hampir berdekatan dengan Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur. Untuk mencegah agar kebakaran hutan tidak meluas, maka petugas Damkar, menyempotkan aiar setiap penjuru hutan. (oxy)Share
Hutan dan Perkebunan Ludes Terbakar
- Sabtu, 10 February 2018 05:00





