Karena Tak Ada Biaya
BINTAN (HK) - Roy (12), pelajar kelas 6 SDN 006 Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan menyampaikan niatnya kepada kepala sekolah untuk berhenti sekolah. Selain soal biaya, masalah keluarga juga disebut-sebut sebagai penyebab ia mengambil sikap tersebut.
Setelah ditinggal ayah dan ibunya untuk selamanya, Roy bersama sang adik kini tinggal di rumah bude-nya. Alasan Roy berhenti sekolah ingin bekerja. Hal itu terungkap saat anggota Komisi III DPRD Bintan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah Roy di Desa Kelong, Selasa (20/2).
Kebetulan waktu itu, Roy sedang menyampaikan niatnya untuk berhenti sekolah kepada kepala sekolahnya.
Wakil Ketua II DPRD Bintan Trijono sempat mencegah. IA minta agar Roy tetap melanjutkan sekolahnya yang tinggal tiga bulan lagi akan melaksanakan ujian. Namun, Roy tetap pada pendirianya ingin bekerja agar bisa menghidupi diri dan adiknya.
"Memang hasil sidak kami kemarin sengaja saya sampaikan dalam sidang paripurna agar semua pihak ikut membantu dan memberikan dukungan baik moril dan materil agar anak itu (Roy) tetap melanjutkan sekolahnya," ucap Anggota Komisi III DPRD Bintan, Hesti Gustrian ketika dikonfirmasi soal pernyataan dalam paripurna di luar gedung, Rabu (21/2).
Hesti menceritakan, sang kepala sekolah sempat menjanjikan untuk menanggung seluruh kebutuhannya hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mulai dari buku dan keperluan sekolah hingga uang jajan. Namun, Roy tetap bersikukuh ingin berhenti sekolah.
"Marilah kita sama-sama menyemangati agar dia terus melanjutkan sekolahnya. Ini tugas kita semua terutama Dinas Pendidikan dan pihak kecamatan," kata Hesti.
Kabar sedih mengenai nasib Roy yang ingin berhenti sekolah yang disampaikan saat sidang paripurna pengesahan dua ranperda waktu itu, langsung direspon Bupati Bintan Apri Sujadi. Apri menginstruksikan kepada dinas terkait termasuk kecamatan setempat untuk merespon permasalahan tersebut.
"Saya menginstruksikan langsung kepada Dinas Pendidikan dan jajarannya untuk cepat dan tanggap terhadap permasalahan anak yatim piatu yang tidak memiliki semangat lagi untuk sekolah," kata Apri di akhir kesempatannya menyampaikan pandangan akhir mengenai dua perda yang telah disahkan waktu itu. (oxy)Share
Anak Yatim Piatu Minta Berhenti Sekolah
- Kamis, 22 February 2018 05:00




