Selasa06052018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Pelajar Diwajibkan Mengaji Sebelum Belajar

Pelajar Diwajibkan Mengaji Sebelum Belajar

Komitmen Pemerintah Bangun Generasi Qur'ani

BINTAN (HK) - Bupati Bintan Apri Sujadi melaunching secara resmi program 15 menit mengaji bagi pelajar sebelum proses belajar mengajar untuk tingkatan SD/MI dan SMP/MTs se-Bintan. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan bukti kongkrit pemerintah daerah dalam mencetak generasi Qurani di Bintan.

Dasar untuk menggalakkan program ini menurutnya, karena selama ini pelajar lebih fokus mengaji untuk mendapatkan sertifikasi mengaji agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. "Ya selama ini setelah siswa kita dapat sertifikat untuk bisa masuk SMP, mereka sudah mulai malas mengaji. Makanya dengan adanya program ini bisa mendorong semangat anak-anak kita lagi untuk mengaji," kata Apri usai meresmikan gedung baru di SMP 12 Bintan Utara, Senin (26/2) pagi.

Khusus untuk pelajar non muslim kata Apri, nanti menyesuaikan dengan ajaran agama masing-masing. "Kalau kristen mungkin membaca Al Kitabnya," sambungnya.

Apri menegaskan bahwa gerakan 15 menit mengaji merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan semangat membaca Al-Qur'an di kalangan anak-anak dan remaja. Kesenjangan sosial serta westernisasi yang kian marak di kalangan remaja, membuat Pemkab Bintan semakin fokus dalam membentengi generasi muda agat tetap menggenggam nilai-nilai luhur ketimuran serta norma-norma agama.

"Kita terapkan ini agar lambat laun mereka gemar mengaji. Mungkin ada yang semangat, ada yang malas-malasan. Tapi kita yakin dan sama-sama berharap agar dengan kegiatan mengaji sebelum memulai proses belajar mengajar, dapat menjadikan siswa-siswi lebih semangat mengaji dan tidak ada lagi yang malas-malasan apalagi terpaksa" ungkapnya.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bintan untuk membuat sistem mengenai programnya ini. Menurut Kepala Kemenag Bintan M Nasir, nanti akan dibuatkan semacam buku pegangan bagi para siswa.

"Ya adalah semacam buku pegangab untuk siswa-siswa kita," katanya belum lama ini. (oxy)

Share