Selasa05292018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Pengungsi Asing Berkeliaran di Bintan

Pengungsi Asing Berkeliaran di Bintan

BINTAN (HK) - Pengungsi asing dari berbagai negara konflik sudah hampir sebulan menetap di pengungsian sementara di Bhadra Resort Jalan Kawal Km 25 Kecamatan Toapaya. Setiap hari para pengungsi bebas berkeliaran dari mulai jam 6 pagi hingga jam 6 sore. Namun belum ada Satgas khusus yang ditugaskan untuk menjaga dan mengamankan para pengungsi yang berkeliaran ini.

Meski demikian, warga disekitar pengungsi khususnya daerah Kawal yang menjadi lokasi favorit para pengungsi itu pergi berbelanja kebuutuhan sehari-hari belum merasa resah dengan keberadaan orang-orang asing tersebut. Belum ada yang bisa memastikan sampai kapan para pengungsi asing itu menetap di daerah Bintan. Bahkan, pemerintah melalui Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI sendiri tak bisa memastikan berapa lama orang-orang asing itu akan menetap di Bintan.

"Kemenlu tidak bisa memastikan berapa lama pengungsi akan berada di Bintan. Hal tersebut tergantung dari negara ketiga yang akan menerima para pengungsi itu," ungkap Juliana, Kasubbid Kemanusian di Kemenlu RI saat dialog di Kantor Bupati Bintan, Rabu (28/2).

Kemenlu mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemerintah Bintan saat ini. Pihak berjanji akan menjadikan Bintan sebagai daerah percontohan di Indonesia. Selain itu, pihak Kemenlu terus berupaya agar para pengungsi itu bisa pulang kembali ke negara asalnya.

"Kita akan kaji penyelesaian pengungsi tersebut dari alat permasalahannya. Harapannya jika permasalahan negara pengungsi tersebut bisa selesai dapat dipulangkan kembali," tandasnya.

Sementara itu, Sekda Bintan Adi Prihantara menyampaikan, Pemerintah Daerah Bintan siap membantu penanganan pengungsi demi kemanusiaan, namun Bintan mengalami kendala dalam menangani pengungsi baik dari anggaran maupun dalam berkoordinasi dengan instansi Terkait.

Selain persoalan tersebut, Adi mengatakan, hal yang mesti diperhatikan secara serius mengenai dampak sosial dengan adanya keberadaan pengungsi asing didaerah Bintan. Bahkan, Adi menegaskan, Pemkab Bintan siap membantu berkaitan dengan masalah pendidikan dan kesehatan para pengungsi.

"Bintan siap membantu pelayanan kesehatan secara gratis, pendidikan informal untuk anak pengungsi dan juga harus ada batasan berapa lama pengungsi berada di Bintan," tutur Adi. (oxy)

Share