BINTAN (HK) - Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning mengatakan, sebanyak dua tahanan napi yang kabur dari Lapas Klas IIA Tanjungpinang, yakni Juhairi alias Kay (21) dan Muhammad Effendi alias Jefri (34), telah tertangkap. Mereka akhirnya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.
Seperti napi Juhairi, diamankan saat sedang berjalan kaki di kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Tirta Madu, Senin (5/3) lalu. Sedangkan Muhammad Effendi alias Jefri diamankan warga di gorong-gorong dekat pabrik gula-gula di daerah Galang Batang.
"Sudah ketangkap semua. Si Effendi itu ditangkap warga dekat gorong-gorong dan diikat kakinya sama warga. Saya dapat telpon (kabar) sekitar jam 2 subuh tadi (Selasa dini hari) dari anggota bahwa sudah ditangkap tahanannya," kata Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning, Selasa (6/3).
Kedua saat ini langsung dikembalikan ke balik jeruji besi Lapas Klas IIA Tanjungpinang guna pemeriksaan sekaligus penanganan intensif dari petugas Lapas.
Kepala Lapas Klas IIA Tanjungpinang Haswem Hasan melalui Kepala Pengamanan, Rio Situros membeberkan, kedua tahanan yang sudah berhasil diamankan langsung ditempatkan di ruangan isolasi dengan pengamanan intensif. "Sekarang sudah kita kembali masukan keruang isolasi," kata Rio.
Diberitakan sebelumnya, tiga napi tahanan Lapas Klas IIA Tanjungpinang yang ditempatkan di ruangan isolasi berhasil kabur, Kamis (1/3) dini hari kemarin sekitar pukul 03.30 WIB. Ketiganya meloloskan diri dengan cara memotong pintu besi ruangan tersebut menggunakan gergaji besi setelah itu memanjat atap ruangan dan melompati pagar lapas melalui tower pos penjagaan.
Setelah berhasil keluar melompati pagar lapas, aksi Kusni Pranata alias Bujang (43), Juhairi alias Kay (21) dan Muhammad Efendi alias Jefri (34) sempat diketahui petugas sipir yang tengah terjaga di rumah dinas tak jauh dari area lapas. Ketiganya sempat kaget saat mendengar ada teriakan dari sipir yang mengetahui aksi mereka. (oxy)
Share




