Tim Satgas Ketahanan Pangan dan BPOM Razia Swalayan
BINTAN (HK) - Tim Satgas Ketahanan Pangan Bintan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam menemukan dua kaleng sarden Merk Farmer Jack Mackerel yang mengandung cacing saat merazia salah satu toko di daerah Pasar Baru Tanjunguban, Kamis (22/3) pagi.
Ketika dilakukan pemeriksaan, kaleng sarden pertama terlihat satu cacing berwarna putih bergerak-gerak saat daging ikan sarden dihancurkan petugas dalam wadah. Kemudian, BPOM juga membuka kaleng kedua ditemukan beberapa cacing berwarna sama bergerak-gerak saat kaleng sarden dicurahkan dalam wadah.
Selain di daerah Tanjunguban, Tim Satgas Ketahanan Pangan bersama BPOM Batam juga melakukan sidak ke beberapa swalayan di kawasan Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Petugas menemukan 6 kaleng sarden merk Farmer Jack Mackerel di Swalayan Takarina Jalan Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Selain menemukan sarden kalengan yang sudah dilarang beredar, petugas juga menemukan beberapa produk kadaluarsa yang masih dijual di swalayan Takarina seperti kopi bubuk Merk 28, mie instan, produk kosmetik dan sabun. Oleh petugas, sarden-sarden tersebut langsung dimusnahkan bersama beberapa produk makanan sudah kadaluarsa.
"Seharusnya ini sudah dipisahkan dan tidak dijual. Ketentuannya memang tidak mengatur, tapi kami dari Dinas Kesehatan Bintan menghimbau supaya tiga bulan sebelum masa expired date/tanggal kadaluarsa sudah dipisahkan," kata Retno, Kasi Farmamin Dinkes Bintan saat di swalayan Takarina.
Ketika itu petugas BPOM juga membawa beberapa sample sarden dari beberapa swalayan yang diimpor PT Mexindo Mitra Perkasa untuk diteliti di laboratorium karena diimpor dari luar negeri seperti merk TSC, Naraya dan juga Nagos. "Jadi ada tiga produk yaitu IO, Hoki, Farmer Jack yang dilarang untuk dijual sementara waktu ini. Jadi memang harus ditarik dulu," terang Riza Fahlevie, petugas BPOM Batam kepada salah seorang pemilik swalayan.
Setidaknya ada lima swalayan yang didatangi petugas, seperti swalayan WS, Mitra, Kijang Lestari dan Double You. Kebanyakan sarden merk Farmer Jack yang didaerah Tembilahan ditemukan mengandung cacing pita dari ikan sardennya sudah ditarik distributor.
Menurut pemilik swalayan Mitra, Akuang, sejak heboh diberitakan dan adanya edaran dari BPOM Batam mengenai tiga merk sarden yakni Farmer Jack, IO dan Hoki dilarang dijual, pihak distributor sudah menarik produk-produknya yang dipajang swalayan. "Kemarin dari hari Sabtu orang distributornya sudah kasih tau, dan semalam (Senin-red) barang-barangnya sudah ditarik. Ada 7 dus (1 dus = 24 kaleng) 5 kaleng yang ditarik. Kemarin waktu datang hanya 8 dus, ada 19 kaleng yang sudah terlanjur terjual," kata Akuang di gudang swalayannya. (oxy)
Share





