Kehadiran ustad kondang ini atas undangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bekerjasama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Bintan dalam mengisi puncak acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H.
Ribuan warga yang berasal dari Kijang, Tanjungpinang dan Bintan berbondong-bondong menyaksikan tausiah yang dibawakan oleh ustad yang terkenal dengan ciri khas gaya melawaknya model wayang golek ini.
Dengan gayanya yang eksentrik dan lucu sambil diselingi humor ini, membuat Bupati Bintan Ansar Ahmad, Wakil Bupati Bintan Khazalik, Sekdakab Bintan Lamidi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), jajaran pejabat di Kabupaten Bintan dan undangan lainnya tertawa terpingkal-pingkal.
Pada pemaparan tausiahnya, Ustad Cepot mengatakan bahwa bulan Muharram merupakan bulan Islam interupsi dari Allah untuk dipelajari. Dengan cara demikian, maka seseorang kata dia, akan cinta baik kepada Allah maupun Nabi.
Kata Ustad Cepot, sekarang ummat banyak yang mengadopsi bulan di tahun masehi dengan menggabungkan anak yang lahir berdasarkan bulannya. Dicontohkannya, anak lahir bulan Januari diberi nama Janet, bulan Desember diberi nama Desi, dan bulan Maret bernama Mak Lampir, yang saat itu juga para jemaah yang hadir sontak tertawa berbahak-bahak.
Dalam kesempatan itu, ustad Cepot juga mengimbau kepada seluruh warga dan undangan yang hadir agar beriman kepada Allah dan menjauhkan sifat-sifat yang tidak terpuji seperti Setan.
"Jadi pengusaha, jadilah pengusaha yang beriman, begitu juga Polisi jadilah yang beriman. Pejabat beriman duit negara aman, dan pejabat yang beriman rakyat pasti aman. Kalau penduduk wilayah Bintan ini beriman dan bertaqwa kepada Allah, maka semua usaha dan urusan yang dijalankan akan mudah," kata ustad Cepot.
Bagaimana masyarakat beriman, cepot menguraikan bawah sesuai dengan firman Allah, agar masyarakat beriman bibir banyak berzikir, dan juga supaya iman kuat dan banyak mengaji serta membaca Al Qur'an. Cepot juga memberi masukan kepada Bupati untuk mengadakan baca Al Quran bagi para pejabat Bintan. Juara satu naik haji, juara dua pergi umroh dan juara tiga ziarah ke makam para wali.
"Kalau Camat, Lurah, Kades dan Ketua RT tak bisa ngaji pecat aja. Karena di Bintan sendiri guru ngaji banyak, dan dibayar setiap bulan," ujarnya.
Kemudian, lanjut cepot untuk memperkuat iman dirikanlah sholat, karena dari riwayat Rasulullah, Muhammad ketika hijrah sampai ke Madinah itu bukanya mendirikan rumah, mall dan lainnya. Melainkan mesjid untuk tempat sholat agar iman seseorang itu mantap.
Oleh karena itu, sholat merupakan kunci berbagai ibadah, karena dengan sholat akhlak perbuatan seseorang itu akan baik dan terhindar dari perbuatan yang tidak diinginkan.
"Kalau rakyatnya ingin baik, maka perbaiki dulu pejabatnya. ini sama seperti kalau atap rumah bocor karena hujan, tentunya bukan ditampung airnya, melainkan atapnya harus diberbaiki agar tidak bocor lagi," kata Cepot.
Ustadz Cepot juga berharap kepada Bupati Bintan untuk mengabsen para pejabat yang sholat setiap Jum'at, mana yang sering melakukannya atau tidak sama sekali. Kemudian, Bupati juga diharapkan bisa membuat lomba azan untuk para pejabat Bintan.
Sementara Bupati Bintan, Ansar Ahmad dalam sambutannya mengatakan, tahun baru Islam merupakan tahun baru untuk bermuhasabah dan instrospeksi diri. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memperkokoh kebersamaan, jauhkan konflik dan mari berhijrah dari keadaan satu ke keadaan yang lebih baik lagi.
" Di tahun baru Islam ini, mari kita jadikan pemicu dan pemacu semangat berkarya untuk Bintan kedepan yang lebih baik," imbuh Ansar. (eza)Share
Newer news items:
- Perusahan Besar Dimintan Bina UKM
- Penyebab Terbunuhnya Lasron
- Tak Peka Penderitaan Buruh, UMK Rekomendasi Bupati Ditolak
- Hutan Lindung Bintan Gundul
Older news items:
- Hati-hati Cyber War Ancaman Dihadapan Mata
- Masjid Retak Warga Mengadu ke Dewan
- Pembangunan Taman Kota Terancam Molor
- 32 Tim Berlaga di Open Turnamen Camat Toapaya Cup II




