Senin12312012

Last update12:00:00 AM

Back Bintan Diduga 12 Ton Besi Dari PT Esco Dicuri

Diduga 12 Ton Besi Dari PT Esco Dicuri

Share

TANJUNGUBAN (HK) - Puluhan ton besi scrap, besi plat, besi stamping, sisa produksi safety cabinet, Biologocal Safety Cabinet (BSC), laminar flow hood, fume hood, dan sisa konstruksi milik PT ESCO Bintan di kawasan industri Lobam dilaporkan hilang.

Hal ini berdasarkan pelaporan pihak perusahaan scrap di Batam berinisial Ls yang diwakilikan kepada Ed, kepada kantor Kepolisian Resort Bintan baru-baru ini.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, salah satu pemain scrap bahwa seharusnya besi seberat 20 ton dikirim ke PT Leisong Jaya Perkasa di Batam. Namun saat akan dilakukan transaksi kenyataan besi hanya bisa diklaim seberat 8 ton. "Dari timbangannya tidak sesuai padahal barang sudah dibeli," kata sumber itu.

Atas kejadian ini pemain scrap ini merasa dirugikan karena kehilangan besi tua tersebut. Ia pencurian besi ini kemungkinan ada campur tangan permainan supir.

"Supir dicurigai bermain tapi saya pikir tidak mungkin supir bermain karena setahu saya besi dari Esco malam hari juga bisa keluar," katanya.

Kasatreskrim Polres Bintan AKP Reonald TS Simanjuntak Sik dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Namun dia belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan," kata Reonald beberapa hari lalu.

Sementara itu barang bukti (BB) besi-besi tua tersebut tampak sudah di beri garis police line oleh pihak kepolisian. Besi itu menumpuk di depan kantor Satreskrim Polres Bintan.(cw64)