Thursday, Nov 17th

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Cerita Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (94)

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (94)

Perkawinan

Apa benarkah begitu maksud Zainuddin? Mengapa selekas itu benar bertukar bunyi suratnya?

Itu adalah surat yang sebenarnya, yang timbul dari perasaan kemanusiaan, yang harus ada pada tiap-tiap laki-laki.

Laki-laki menyimpuh menadahkan tangan harapan di hadapan seorang perempuan yang dicintainya, kalau harapan itu masih dirasa ada. Tetapi turunlah mutu sebagai laki-laki, kalau orang telah jelas enggan, dia masih mendekat juga.

Tetapi kalau cinta telah mendalam, walaupun bagaimana tebalnya perasaan sebagai laki-laki, badan meremuk juga laksana ayam kena penyakit menular.

Setelah Hayati menerima surat-surat yang dikirim Zainuddin itu, tergoncang juga pikirannya. Ingatannya melayang kepada zaman-zaman yang telah lalu. Tetapi dia sudah terlalu banyak berhutang budi kepada dunia, sebab itu dia mesti membayar kembali.

Sebelum dia menjejak pergaulan yang bebas, sebelum dia tahu memakai pakaian-pakaian guntingan yang baru, baginya kebahagiaan itu ialah pada kecantikan dan dusunnya, pada mencintai kekasihnya yang mula-mula.

Tetapi sekarang sudah berubah, dan perubahan itu janganlah disangka perubahan yang sejati. Itu hanyalah cat yang datang dari luar. Pergaulan dan tutur lemak manis dari kiri dan kanan, boleh menghilangkan warna asli buat sementara waktu. Beberapa perempuan di dalam riwayat telah kita lihat.

Dengan mudah saja dia mengecewakan hati orang laki-laki, dengan mudah dia menghubungkan kasih, dengan mudah pula dia memutuskannya.
Tetapi orang yang begini biasanya harus membayar utang pula atas kesalahannya.

Pada tarikh Cleopatra, yang sanggup mempermainkan hati Julius Caesar dan lain-lain orang muda, dapatlah jadi ibarat cerita ini. Cintanya kepada antonius menyebabkan dia merendah menghinakan diri.

Coba kalau sekiranya surat yang dikirimkannya kepada Zainuddin itu dibacanya dahulu sekali lagi sebelum dimasukannya ke amplop, atau diheningkannya barang dua hari, agaknya tidak akan jadi dikirimkannya.
Tetapi itulah perempuan, dia kerap kali sampai membunuh orang dengan perbuatannya yang tiada tersengaja. ***