Dekat, Tetapi Berjauhan
Sebetulnya sudah berkali-kali Engku Zainuddin memesankan kepada saya, menyuruh tutup rahasia dirinya, walaupun siapa yang bertanya. Tetapi sekarang ini saya tak dapat menahan lagi. Akan saya terangkan, walaupun kelak dia akan marah kepadaku karena dia sebenarnya lebih banyak maafnya daripada marahnya." "Bagaimana?" tanya Hayati pula dengan rupa yang ingin tahu dan dada berdebar.
"Dia seorang pemuda yang tak beruntung!"
"Tak beruntung? Apa artinya itu? Bukankah kemasyhuran, kemegahan, kemuliaan, menjadi cita-cita laki-laki sebagaimana kecantikan dan kepujian menjadi cita-cita perempuan?"
"Apakah artinya kemuliaan, Encik; kalau maksud tak sampai? Dia adalah laksana seekor burung elang yang hendak meningkat langit, tetapi sayapnya patah," ujar Muluk.
"Saya sudi menjadi temannya, karena saya kenal betul akan dia. Bukankah lebih setahun lamanya dia menumpang di rumah ibuku di Padang Panjang? Dia seorang pemuda yang melarat. Melarat dari sejak asal dan turunan, pusaka yang diterimanya sejak dari ayah dan bundanya. Ayahnya terbuang jauh dari kampung halaman, sampai mati di rantau setelah kembali dari buangan, lantaran malu pulang ke kampung. Lagi pula meskipun pulang, bukankah ada pepatah:
"Tak ada ranggas di Tanjung,
cumanak ampaian kain,
Tak ada emas dikandung,
dunsanak jadi 'rang lain."
Ibunya seorang Mengkasar, mati seketika dia masih perlu kepada bujukan ibu. Hidupnya besar dalam pangkuan orang lain. Ditempuhnya Tanah Minangkabau dengan cita-cita besar, cita-cita hendak menempuh tanah bapa, tanah tempat dia dibangsakan menurut adat dunia. Kiranya kedatangannya ke sana, dipandang orang laksana minyak dengan air saja, dia tetap dipandang orang Mengkasar, sebagaimana di Mengkasar dia tetap dipandang orang Padang."***
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (143)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (142)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (141)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (140)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (139)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (138)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (137)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (136)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (135)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (134)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (132)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (131)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (130)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (129)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (128)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (127)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (126)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (125)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (124)
- Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (105)