Friday, Jun 22nd

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Cerita Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (139)

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (139)

Surat Cerai
Adinda Hayati!

Hampir dua tahun kita bergaul. Hampir dua tahun kau menuruti aliran hidup saya yang sial, yang penuh dengan dosa, penuh dengan tangan yang kotor. Hanya semata-mata lantaran menurutkan nafsu muda saya. Kau suruh saya mengerjakan ibadat kepada Tuhan, untuk menebus kesalahan di zaman remaja, hanya sebulan dua dapat ku kerjakan. Dasar kotor, kian lama seruan kekotoran itu kedengaran oleh telingaku kembali. Saya kecewakan hatimu, saya habiskan gaji dan pendapatanku untuk melepaskan nafsu angkara murkaku.

Saya tahu, kerap kali kau meratapi untung lantaran bersuami saya. Kerap kali pula kau kumaki, kucela, kupikulkan ke atas pundakmu kesalahan-kesalahan yang sebenarnya mesti saya sendir memikul.

Hayati berhentilah lakon kesedihanmu hingga ini! Ketahuilah bahwa suami kau Aziz telah insaf akan salahnya. Dan keinsafan itu akan ditebusnya. Pinang akan disurutkan ke tampuk, sirih akan dipulangkannya ke gagang.

Sengaja saya menyingkirkan diri, supaya jangan kau ingat juga kecantikanmu dan kemudaanmu yang telah hilang percuma lantaran kurampas. Maka sebelum masanya lepas dan penyesalan timbul, semasa tunas angan-anganmu masih bisa tumbuh kembali, saya menyingkir pergi.

Saya akan memberikan hukuman kepada anak muda yang sekejam itu, yang mengecewakan perjalan hidup seorang pujangga, mematahkan pengharapan seorang gadis, hanya dengan pengaruh uang dan turunannya, padahal dirinya sendiri hanya seorang rendah dalam segala perkara.

Hapuslah segala kesedihan yang telah terlukis di keningmu. Kembalikanlah senyumanmu yang manis, hidupkan kembali dengan gembira, habiskanlah segala remuk kedukaan yang telah timbul di dirimu hampir dua tahun lamanya, lantaran saya.

Maka sesampai surat ini, lantaran kau kuambil dahulunya dengan nikah yang sah menurut agama, maka sekarang kau kulepaskan pula dengan sah menurut agama. Sesampai surat ini ke tangan Adinda, jatuhlah talakku kepadamu satu kali.***


Newer news items:
Older news items: