Tahun Depan Boeing 737-900 Bisa Mendarat
TANJUNGPINANG- Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan PT Angkasa Pura II (Persero) menandatangani berita serah terima operasional (Basto) lahan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Senin (10/10) di Hotel Savoy Homan,Bandung.Penandatanganan ini dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno dan General Manager Angkasa Pura.
Penandatanganan ini bertujuan untuk mensinergikan potensi sumber daya dan otoritas masing-masing untuk mewujudkan pelaksanaan peraturan perundang undangan, khususnya bidang penerbangan. Tentunya, hal ini memberikan wewenang kepada PT Angkasa Pura II dalam menggunakan lahan untuk kepentingan operasional Bandara Raja Haji Fisabilillah.
"Saya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemko Tanjungpinang dan semua lapisan masyarakat Kota Tanjungpinang yang telah mendukung kelancaran penyempurnaan bandara ini,"kata Tri, Dirut Angkasa Pura, Tri S. Sukono dalam sambutannya.
Ruang lingkup lahan yang akan digunakan seluas kurang lebih 38 hektar yang dibebaskan oleh Pemko Tanjungpinang untuk kepentingan Bandara RHF. Penyerahan lahan ini adalah penyerahan secara operasional, dan bukan penyerahan aset.
"Angkasa Pura akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan bandara guna menumbuh kembangkan roda perekonomian nasional," ungkapnya.
Dia mengatakan, beberapa program yang dicanangkan oleh PT Angkasa Pura II adalah melakukan penambahan panjang landasan pacu dari dari 2256 x 45 meter menjadi 2500 x 45 meter. Upaya perpanjangan landasan ini bertujuan untuk menampung pesawat berjenis lebar seperti boeing 747 series 400 yang dapat melayani penerbangan haji.
"Saat ini PT Angkasa Pura II baru dapat mendeklarasikan pengoperasional landasan sepanjang 2006 x 45 meter. Diharapkan pada akhir 2011 ini dapat diselesaikan, sehingga mampu mendaratkan pesawat sejenis Boeing 737-900 ER,"harapnya
Selain itu, ada beberapa program lain yang terus digesa oleh PT Angkasa Pura II, yakni membangun pembangunan terminal baru seluas 8.100 meter. Nantinya sarana ini akan dapat menampung 810.00 penumpang per tahun.
"Untuk program keselamatan penerbangan, kami telah mengalokasikan pengadaan dan pemasangan alat navigasi VHF APP dan pemangunan gedung tower baru," ungkap Tri.
Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan juga mengucapkan terimakasih kepada PT Angkasa Pura II atas perhatiannya untuk mengelola Bandara RHF ini dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan terus digesanya peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang mobilitas udara.
Tiga tahun terakhir mulai menunjukkan kemajuan yang pesat, baik dari sarana dan prasarana penunjang yang semakin baik. Secara signifikan adalah penggantian nama bandara, dari Bandara Kijang menjadi Bandara Internasional Raja Haji Fisablillah, penyempurnaan landasan, akan di tambahnya jalan baru menuju bandara dan pembanguna terminal pendukung yang telah mencapai 60 persen.
"Kita lihat sekarang, berbagai maskapai penerbangan telah singgah di Kota Tanjungpinang. Yang dulunya hanya dilayani 1 atau 2 maskapai saja, namun kini sudah ada 4 sampai 5 maskapai yang melayani penerbangan tiap harinya dari bandara RHF,"ujar Tatik. (cw53)
- Pemko Diminta Serius Perhatikan UMKM
- 9 Pelanggan Telkomsel Dapat BlackBerry
- Mobil All New Picanto Lebih Nyaman
- Daihatsu Luncurkan Sirion Deluxe
- Showroom Subaru Batam Diresmikan
- Banyak Tertarik dengan KSR Mini
- Hadiah Telkomsel Poin, Pelanggan Dapat Liburan ke Bali
- XL Buka Layanan Pengaduan
- Lion Air Siapkan Pesaing Garuda
- Warung Tekko Kenalkan Menu Baru
- Suzuki Arista Gratis Bunga Kredit Selama Setahun
- XL Berbagi dengan Anak Yatim
- Yamaha Leo AKan Buka di Frensiana Garden
- Suzuki Arista Gelar Promo
- TTelkomsel Raih 3 Gelar The Best ICSA
- D'la Vonex Jual Baju Impor
- Penjual Pulsa Memiliki Dua Kios
- Pajero Sport Terbukti Irit BBM
- XL da Bikes Jelajahi Samosir
- Indosat Kenalkan Mobile Off Portal Advertising