BINTAN- Produk industri kecil menengah (IKM) dari Bintan mendapat penghargaan dalam ajang lomba IKM yang dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan. Jumirah, pembuat panganan siap saji abon lele mendapat penghargaan untuk kategori produk makanan siap saji kelompok usaha mikro. Jumirah didampingi Kepala Disperindag, Koperasi dan UKM Bintan, Ir Dian Nusa menerima penghargaan dari Kementerian Perdagangan RI di Nusa Dua Bali, pekan lalu.
"Kita bersyukur bahwa salah satu IKM binaan kita yakni Ibu Jumirah dari Kijang mendapat penghargaan tingkat nasional. Kita berharap IKM dan UKM lainnya dapat meniru prestasi yang diraih Ibu Jumirah. Dengan keberhasilan ini, kita ingin pelaku usaha kecil lebih serius mengembangkan usahanya," kata Dian Nusa saat ditemui Haluan Kepri, akhir pekan lalu sekembali dari Nusa Dua, Bali.
Dian mengatakan, penyerahan penghargaan pada 2 November itu diterima dari Wakil Menteri Perdagangan RI, Bayu Krisna Mukti. Pihaknya merasa bangga dapat
mendampingi Jumirah menerima penghargaaan.
Selain penghargaan, dalam pertemuan dengan pihak Kementerian Perdagangan ada sesuatu yang menggembirakan bagi IKM dan UKM di Bintan. Pihak Kementerian Perdagangan katanya, berjanji akan memberikan bantuan dana untuk biaya sertifikat halal kepada sejumlah pelaku usaha di Bintan.
"Pihak Kementerian Perdagangan berjanji pada tahun 2012 mendatang akan membantu membiayai pengurusan sertifikat halal bagi pelaku usaha kecil di Bintan. Jumlah yang akan dibantu berkisar 20 hingga 100 IKM," ujar Dian.
Dari kunjungan ke sejumlah pusat kerajinan di Bali, Dian mengaku mendapat pelajaran berharga. Dia menilai bahwa industri kerajinan terutama handycraf atau suvenir di Bali telah berkembang. Selain itu, industri kerajinan di Bali dilakukan secara massal sehingga harganya menjadi murah. Kondisi tersebut sebenarnya bisa juga dilaksanakan di Bintan, asalkan ada kemauan yang keras dari pelaku usaha serta pembinaaan dari pemerintah.
Apalagi Indonesia sebenarnya memiliki keanekaragaman corak dan bentuk kerajinan di setiap daerah. Produk daerah dapat bernilai jual tinggi jika dibuat dengan baik dan berkualitas. "Hasil kerajinan tersebut tentunya bisa menjadi suvenir khas dari Bintan untuk tamu yang datang ke Bintan nanti," ungkap Dian.
Sementara Jumirah (50) mengaku senang dan bangga dirinya mendapat penghargaan. Apalagi di Pulau Bali baru pertama kali dikunjunginya. "Saya sangat senang dan bangga. Apalagi saya baru pertama kali ke Bali," kata wanita yang tergabung dalam kerukunan istri pensiunan PT Antam (Krispena).
Dalam kesempatan itu, Jumirah yang mendapat hadiah uang sebesar Rp5 juta dari Kementerian Perdagangan, juga mengharapkan bantuan permodalan dan bimbingan dari Pemkab Bintan serta bantuan peralatan kerja. (edy)
- Ragam Bahan Kebaya di New England Textil
- Teh Hitam Gunung Dempo Cegah Berbagai Penyakit
- Kirim Uang Lewat Telkom Lebih Mudah
- Indosat Siap Sukseskan SEA Games
- Avanza Veloz Resmi Diluncurkan
- Seminar Kesehatan Gratis di PT. Fortune Star Global
- Permak Gratis di Zahirah Boutique
- PT Agung Automall Batam Gelar Pemeran di 3 Tempat
- Akan Hadir Kerupuk Ikan.
- Wanita Pembuat Abon Akan Dibawa ke Malaysia
- Green Beauty Clinique Tawarkan Diskon
- d'Visco DC Mall, Tawarkan Busana Muslim Selera Masyarakat
- Susu Kedelai Natoya Hadir di Batam
- Pemko Diminta Serius Perhatikan UMKM
- Nagoya Optik Tawarkan Diskon 50 Persen
- Lebih Untung Jika Membeli Semen Padang
- Showroom Subaru Batam Diresmikan
- Daihatsu Luncurkan Sirion Deluxe
- Mobil All New Picanto Lebih Nyaman
- 9 Pelanggan Telkomsel Dapat BlackBerry