Minggu06232013

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Bisnis Keripik Usus dan Kue Kipang Beromset Belasan Juta

Keripik Usus dan Kue Kipang Beromset Belasan Juta

TAJUNGPINANG- Firman dan Efliyarmi tak pernah menyangka usaha keripik usus yang dimulainya sejak enam tahun silam akan berkembang cukup pesat. Usaha yang dirintis pasangan ini sejak 6 tahun silam mampu mencapai omset belasan juta per bulan.
Usaha yang dikembangkan di rumahnya, Perumahan Pondok Indah Blok E Kijang Lama Km 6 Tanjungpinang itu dirintis dengan produksi awal 1 kilogram per hari. Kini usaha tersebut terus berkembang, mencapai 10 kg tiap kali produksi.

Pemasaran produk yang dikemas sangat sederhana, yaitu menggunakan plasti kaca transparan telah masuk ke supermarket dan swalayan yang ada di Tanjungpinang. Seperti Zoom, Bintang 200, Pinang Lestari, Bintang Rezeki dan swalayan lainnya.

"Selain di Pulau Bintan, Keripik Usus yang kami produksi juga dijual ke Batam, Karimun dan Lingga. Omsetnya belasan juta rupiah perbulan," ujar Efliyarni.

Menurut Efliyarni, usus-usus ayam sebagai bahan baku utama keripik usus didatangkan langsung dari tempat pemotongan ayam dalam keadaan bersih dan terpotong-potong. Usus itu kemudian di bersihkan lagi dan direbus. Kemudian di potong-potong lagi untuk ukuran penjualan, dan digoreng.

Selain memproduksi keripik usus, Firman dan Efliyarni juga membuat kue kipang. Kue-kue tersebut juga dipasarkan di swalayan-swalayan yang ada di Tanjungpinang.

"Alhamdulillah, penghasilan dari keripik dan kue kipang bisa menghasilkan dua belas hingga lima belas juta rupiah per bulan. Jauh lebih baik daripada bekerja di tempat orang atau kerja industri," ujar Efliyarni.(cw42)

Share

Fokus

Dilema Gas 3 Kg, Pangkalan Liar dan Ulah Spekulan

Sabtu, 08 June 2013

SEJAK program konvensi minyak tanah ke gas bergulir tahun lalu, persoalan keters...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...