JAKARTA- Masyarakat Pedagang Pulsa Indonesia (MPPI) menolak kebijakan baru operator seluler yang memberlakukan sistem klaster dalam distribusi pulsa elektrik karena merugikan pedagang kecil.
Ketua MPPI Rudi Antoro mengatakan dengan penerapan sistem klaster, khususnya Telkomsel yang memberlakukan hard duster, menghambat pedagang pulsa untuk memperoleh pasokan.
Menurut dia, hard duster yang diterapkan oleh PT Telkomsel membatasi distribusi pulsa yang dapat diterima pedagang, yakni setiap pedagang hanya dapat memperoleh pasokan dari distributor yang berada dalam satu klaster dengan jangkauan 3-4 kecamatan.
"Hard duster yang diterapkan oleh Telkomsel mengakibatkan pedagang pulsa sulit memenuhi pasokan yang dibutuhkan pelanggan, karena harus sesuai dengan posisi BTS [base transceiver station] nomor telepon di mana pelanggan berada. Penerapan ini dapat mematikan usaha pedagang pulsa, terutama yang berskala kecil," ujarnya, Kamis (2/2) disela-sela demo kantor Telkomsel.
Dia menjelaskan potensi kerugian itu di antaranya tidak adanya pasokan yang dapat diperoleh pedagang ketika stok distribusi yang ditunjuk habis, tidak ada alternatif lain untuk memperoleh pasokan ketika pelayanan distributor buruk, dan tidak ada alternatif harga beli yang dapat dipilih ketika dianggap mahal.
Menurut dia, pola itu juga menyebabkan penurunan omzet penjualan pedagang sebesar 25%- 30% mengingat Telkomsel memegang porsi terbesar penjualan pulsa yakni mencapai 60%, disusul XL dan Indosat sebesar
Selain Telkomsel, papar Rudi, operator seluler XL dan Indosat saat ini juga telah menerapkan klasterisasi distribusi pulsa yang menghambat aktivitas pedagang dalam memperoleh pasokan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Head of Corporate Communi-cation PT XL Axiata Tbk Febriati Nadira menegaskan dengan klasterisasi distribusi, pihaknya justru menjamin ketersediaan pasokan pulsa bagi pelanggan. Febriati menambahkan pihaknya juga memastikan telah memberikan patokan harga maksima) dan margin yang dapat diperoleh oleh distributor dalam penjualan pulsa sehingga meski ada perbedaan, tidak akan terialu signifikan. (bat)
- Dua Swalayan Besar Perang Harga
- XL Luncurkan Perdana KL1K
- OXZY2 Air Minum Bermanfaat bagi Kesehatan
- Pakai Orange TV Nonton Film Sepuasnya
- Beli LED Dapat Galaxy Tab dan Berlian
- Kontraktor Harus Tingkatkan Kualitas
- KTM Paris 125 cc Diluncurkan
- Slank Buka Sekolah Musik di Batuaji
- Suzuki Nex Hanya Rp12 Juta
- Empat Biro Perjalanan Singapura Dapat Penghargaan
- DP Suzuki APV Carry Pick Up Hanya Rp18 Juta
- Soeryo : PP Nomor 10 tahun 2012 Jangan Dilihat Pasal Perpasal
- Suzuki Nex, Irit dan Lincah Segera Diluncurkan
- Gebyar Awal Tahun Bintan Colombia
- Sriwijaya Datangkan Empat Pesawat Baru
- Cahya Nilai PP Dicabut Saja
- Layanan Data XL Tumbuh 61%
- Ekspresi Tanpa Batas Dengan Galaxy Note
- Gratis Kalender Gurindam 12 di Kaospinang
- Barang Industri Bebas Masuk