Senin03252013

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Bisnis Target Pendapatan ES 2012 Rp3,2 T

Target Pendapatan ES 2012 Rp3,2 T

Buka 14 Toko Lagi di Indonesia

BATAM- Perusahaan ritel elektronik modern Indonesia, Electronic Solution (ES) menargetkan pendapatan 2012 senilai Rp3,2 T, dua kali lipat dari pendapatan saat ini yang telah mencapai Rp1,6 T. Karena itu ES giat melakukan ekspansi ke berbagai kota, termasuk Batam.

Nana Marlina, Liputan Batam

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional ES Daniel Trisno saat grand opening ES Mega Mall Batam Centre, Kamis (1/3).

"Tahun fiskal kami dimulai April dan berakhir Maret. Peeriode yang masih berjalan sudah Rp1,6 T, bahkan bisa lebih. Periode selanjutnya kami menargetkan revenue (pendapatan) dua kali lipat. Caranya, kami akan membuka 14 toko lagi di Indonesia. Batam salah satu yang sangat strategis yang kami buka," ujar Daniel didampingi Regional Manager ES Didi Atma, Marketing Research & Promotion Head ES Jeffrey Budi Rahardjo, dan General Manager Mega Mall Batam Centre Asep Darma Djaya.

ES Batam merupakan toko ke 28 di Indonesia, memakai areal seluas 1300 meter per segi di lantai 1 Mega Mall Batam Centre. Toko tersebut telah mulai melakukan transaksi sejak 9 Februari dengan berbagai promosi menarik yang dimiliki.

Selama empat hari, mulai 1-4 Maret, ES menawarkan promo harga termurah dari merek-merek terkenal. Diskon cicilan hingga 80 persen ditambah bunga 0 persen untuk masa kredit 3,6,12,18 dan 24 bulan.

"Profit yang bisa didapatkan pembeli sangat banyak bila berbelanja di Electronic Solution. Saat ini kami menggaransi harga kami paling murah dibandingkan tempat lain. Kami akan ganti selisih harga bila di tempat lain lebih murah. Bila di tempat lain garansi hanya 1 tahun, garansi produk kami sampai 4 tahun. Bahkan bila ada yang tidak bisa diperbaiki, akan kami ganti dengan barang sejenis. Ada tukar tambah. Bagi pemegang member, produk diasuransikan dari bencana alam, pengiriman gratis, instalasi gratis. Kami juga berikan potongan member Rp25 ribu bagi 25 pendaftar pertama," jelas Daniel.

Ditambahkan Didi, ada jam-jam tertentu yang menawarkan harga paling murah, sesi lelang 2 kali dalam sehari, dan masih banyak lagi promo lainnya.

"Batam merupakan daerah yang sangat potensial. Kami baru hadir sekarang bukan mengatakan bahwa Batam selama ini tidak potensial. Batam sangat potensial. Permasalahan kami selama ini SDM (Sumber Daya Manusia). Dan kami ingin SDM yang kami gunakan adalah masyarakat lokal, bukan dari luar," ujar Daniel.

Dalam kesempatan itu, Daniel meyakini bahwa harga produk yang ditawarkan sangat bersaing, yang diharapkan bisa menarik wisatawan untuk berbelanja di Batam, terutama dari Singapura dan Malaysia.

"Kami tak merasa takut berhadapan dengan pasar Singapura, karena harga di Batam jauh lebih murah dari harga di negara mereka. Dan saya yakin pembeli ES nanti tidak hanya masyarakat Batam, tetapi juga dari Malaysia dan Singapura, terutama produk yang bisa dijinjing seperti tablet PC (personal computer), BlackBerry dan sebagainya," sebut Daniel.

Ia juga merasa tidak takut dengan persaingan banyaknya produk black market (BM) yang beredar di Batam dengan harga lebih murah. Karena menurutnya produk yang dijual di ES merupakan produk bergaransi dengan harga sangat kompetitif, andalan ES dalam menawarkan produk.***

Share

Fokus

Melayu Square Bersolek

Minggu, 03 March 2013

Melayu Square dan Ocean Corner Tepi Laut tidak asing lagi bagi warga Tanjungpina...

Jejak

Makam Tengku H Fuang

Senin, 25 March 2013
Makam Tengku H Fuang

Sebuah makam tua yang diyakini telah ada sejak tahun 1200 – an terdapat pada d...