"Investasi memang harus kita genjot untuk daerah FTZ (BBK). Tapi jangan sampai kita hanya terpaku pada angka pertumbuhan, tapi lupa pada pemerataan pertumbuhan tersebut. Padahal indikator yang seharusnya ada adalah pemerataan kesejahteraan itu sendiri. Apalagi, Batam sebagai andalan investasi ternyata juga tidak termasuk 10 besar kota tujuan investasi di Indonesia," kata Onward Siahaan, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Minggu (29/4).
Menurutnya, Batam sebagai satu-satunya kota dengan status FTZ hanya menempati posisi ke-15 dalam tujuan investasi. Survei tersebut menyebutkan, peringkat investasi dipengaruhi lama pengurusan perizinan di Batam yang mencapai 39 hari dengan biaya sebesar 22,7% dari pendapatan per kapita. Batam masih lebih baik, karena Jakarta justru lebih lama lagi yaitu 43 hari.
"Sungguh sebuah kondisi yang bertolak belakang di mana Batam sebagai FTZ yang harusnya memberikan pelayanan cepat, mudah, dan murah justru menerapkan prosedur yang sangat panjang dan mahal,"ujarnya.
Terkait pemerataan pertumbuhan ekonomi ini diperoleh kalau sektor kelautan, perikanan dan pertanian mendapat porsi yang besar. Industri juga diharapkan industri yang memiliki multiplayer effect dan spillover effect: kepada masyarakat.
"Kita jangan hanya berkutat pada angka semata. Tapi bagaimana pemerataan pertumbuhan ekonomi itu ada dan terlihat di tengah masyarakat,"tandasnya.(rul)
Newer news items:
- Audi Q7 Tangguh dan Sporty
- Kerak Telor Ada di Tanjungpinang
- Aktifitas Penukaran Uang di Batam Tinggi
- Gratis Nonton Film Avenger dari Honda
- Beli Tiket Pesawat Dapat Motor & BB
- Wujudkan Rumah Impian Bersama CV CAA
- Dengan Rp30 Juta, Suzuki Swift Milik Anda
- Sky Aviation Buka Rute Batam-Dumai
- CV CAA Membantu Mewujudkan Rumah Impian Anda
- AC LG Tak Membuat Kulit Kering
Older news items:
- Bayar Fee Langsung Akad Kredit
- Ruko Cahaya Garden Tinggal Lima Unit
- Usaha Kreatif Kain Flanel
- SBS Hadir di Dua Mal
- Sekali SMS, Gratis 1.000 SMS
- Secret Home Bertabur Hadiah
- Cicilan DP Perumahan Pondok Idaman 1 Tahun
- Modem Flash Rp199 ribu
- Samsung RV413 Hanya Rp2,850 Juta
- Nikmati Axis Rajanya Hemat 24 Jam