Minggu11252012

Last update12:04:47 AM

Back Ekonomi Bisnis Bisnis Aktifitas Penukaran Uang di Batam Tinggi

Aktifitas Penukaran Uang di Batam Tinggi

Share

BATAM (HK) - Aktifitas pertukaran mata uang di money changer Batam sangat tinggi. Tiap bulan transaksi mencapai puluhan miliar. Hal tersebut membawa Batam menduduki peringkat ke tiga setelah Bali dan Jakarta dalam hal penukaran mata uang di Indonesia. Tingginya nilai tukar mata uang di Batam karena daerah ini berada di perbatasan dan bersinggungan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Di samping itu, banyaknya perusahaan asing serta ekspatriat turut mendongkrak aktifitas tersebut.

Menurut catatan Seksi Pemberdayaan Sektor Ril dan UMKM Kantor BI Batam, yang membidangi pengawasan dan pembinaan Money Changer (MC), Transfer uang lokal dan UMKM. Saat ini jumlah money changer (MC) yang tersebar di Batam mencapai 90 perusahaan, terdiri dari pusat dan cabang yang tersebar di pusat bisnis. Dari pengawasan nilai tukar dari masing-masing money Changer berbeda-beda klasifikasinya.

Untuk MC klasifikasi besar nilai tukarnya mencapai Rp50 miliar setiap bulannya, nilai tukar menengah antara ratusan hingga Rp2 miliar dan klasifikasi kecil mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
"Secara komulatif nilai tukar mata uangnnya hampir mendekati Rp100 miliar per bulan," ujar Adhinanto, Kasie Pemberdayaan Sektor Ril dan UMKM Kantor Bank Indonesia (KBI) Batam.

Menurut Adhinanto, di Batam ada satu perusahaan penukaran mata uang, nilai tukarnya mencapai Rp50 miliar per bulan. Padahal nilai tukar sebesar itu tidak pernah terjadi di daerah lain.

"Perusahaan MC ini memang terbesar di Batam, dan satu-satunya hanya ada di Batam," ujarnya.
Disayangkan BI tidak mempublikasikan nama perusahaan penukaran mata uang yang dimaksud. Adapun sumber penukarannya berasal dari perorangan dan perusahaan asing dan lokal yang ada di Batam.

Di Kepri sendiri jumlah MC mencapai 120 perusahaan, namun yang mendominasi di Batam mencapai 90 MC. Sedangkan di Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Karimun dan Lingga hanya sebagian kecil saja, dan nilai tukarnya rata-rata hanya mencapai puluhan hingga seratusan juta rupiah saja setiap bulannya.

Senada juga dikatakan Gomgom, staf Pemberdayaan Sektor Ril dan UMK BI Batam, sejauh pengawasan BI keberadaan MC di Batam dan Kepri sangat baik dan sehat, baik dari kinerja, permodalan dan mentaati peraturan yang ditetpkan BI. "Semuanya sehat dan taat aturan, karean BI rutin melakukan pengawasan terhadap MC," ujarnya.

Disinggung soal permodalan bagi pendirian MC, Gomgom mengatak modal yang harus dikeluarkan sebesar Rp250 juta dan berbadan hukum. "Modal awal sebesar ini sudah ditetapkan BI bagi pendirian MC baru," ujarnya. Daerah ini sangat berpotensi berkembangnya perusahaan yang bergerak di sektor penukaran mata uang, karena dipengaruhi letak geografis.***(Tito, Batam)

Fokus

Perjuangan Buruh Belum Usai

Minggu, 25 November 2012
Share

KENDATI Dewan Pengupahan Kota (DPK) telah menyepakati Upah Minimum Kota (...

Jejak

Meriam Tegak Dabo (2)

Sabtu, 24 November 2012
Meriam Tegak Dabo (2) Share

Nah, terlepas mana yang benar dari kedua cerita itu, yang pasti, meriam y...

Pendidikan

Workshop Animasi Bagi Mahasiswa dan Pelajar

Sabtu, 24 November 2012
Share

BATAM CENTRE (HK) - Dalam rangka mewujudkan Batam Techno Park, Badan Pengus...