Minggu11252012

Last update12:04:47 AM

Back Ekonomi Bisnis Bisnis Melirik Bisnis Rumput Laut Rengkam Di Tanjung Penarik

Melirik Bisnis Rumput Laut Rengkam Di Tanjung Penarik

Share

BATAM (HK) - Banyak usaha yang bisa dilakukan agar terhindar dari pengangguran. Seperti yang dilakukan Jali (35 tahun), warga Tanjung Penarik, Jembatan I Barelang, Batam.

Jali menjadikan hamparan laut yang luas sebagai lahan untuk mengembangkan jenis rumput laut rengkam. Rumput laut ini terhitung cepat berkembang, bahkan ia bisa panen setiap hari dengan berat 100 kg.

"Panennya cepat sekali, saya sampai kewalahan panen setiap hari. Permintaan juga tinggi. Saya tidak harus mencari pembeli, karena pembelinya datang langsung menjemput ke sini, " ujar Jali saat ditemui di gudang penyimpanan rumput lautnya akhir pekan lalu.

Rumput laut yang telah dipanen, kemudian di jemur hingga kering, dan disimpan di gudang sebelum dijual ke agen.

Jali mengatakan, awalnya ia hanya coba-coba untuk memulai usaha tersebut. Sebelumnya Jali hanyalah seorang nelayan tangkap tradisional. Ia beralih usaha ke budidaya rumput laut lantaran hasil tangkapan ikannya selalu menurun.

"Hasil ikan di laut nggak seperti dulu, sudah sulit sekarang. Makanya saya coba-coba bisnis ini, eh, jadi berlanjut. Hasilnya juga lumayan, Rp1.100 per kilogram," tuturnya.

Dikatakan Jali, rumput laut rengkam sangat banyak di perairan Batam, namun, untuk lebih produktif, ia membudidayakannya di satu tempat, sehingga panen lebih mudah. Rumput laut hasil panen Jali akan dijual sekali dua minggu dengan berat mencapai 1 ton.

"Harganya memang murah, tapi barangnya tidak sulit didapat dan hasilnya jelas dibandingkan menangkap ikan ke laut yang belum tentu hasilnya. Rumput laut ini bukan untuk dikonsumsi, tetapi untuk bahan dasar pewarna, pelumas dan campuran pupuk. Di sini hanya saya yang memproduksi, tetapi di pulau-pulau lain sekitar sini juga sudah banyak yang mengumpulkan rumput laut ini, dan dijual ke agen untuk di ekspor ke Cina," tutur Jali.

Melihat keberhasilan Jali, dan beberapa nelayan lainnya di sekitar Rempang, sejumlah nelayan di daerah tersebut turut membudidayakan jenis rumput laut ini. (abk)

Fokus

Perjuangan Buruh Belum Usai

Minggu, 25 November 2012
Share

KENDATI Dewan Pengupahan Kota (DPK) telah menyepakati Upah Minimum Kota (...

Jejak

Meriam Tegak Dabo (2)

Sabtu, 24 November 2012
Meriam Tegak Dabo (2) Share

Nah, terlepas mana yang benar dari kedua cerita itu, yang pasti, meriam y...

Pendidikan

Workshop Animasi Bagi Mahasiswa dan Pelajar

Sabtu, 24 November 2012
Share

BATAM CENTRE (HK) - Dalam rangka mewujudkan Batam Techno Park, Badan Pengus...