Minggu02172013

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Pasar & Bank Bursa Efek Indonesia Tertinggi ke-8 Dunia

Bursa Efek Indonesia Tertinggi ke-8 Dunia

JAKARTA (HK) — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan saham selama 2012 ditutup menguat 12,94 persen. Penguatan tersebut merupakan tertinggi kedelapan di dunia.

Penutupan perdagangan bursa saham Indonesia di kantor BEI Jakarta, Jumat (28/12) dilakukan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir tahun ini melompat ke 4.316,69. Nilai tersebut meningkat 34,83 poin atau 0,81 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Nilai terbut meningkat 12,94 persen (ytd) dibandingkan pencapaian di akhir 2011 yang ditutup di level 3.821,992.

Penutupan akhir tahun kemarin, bursa Asia, seperti bursa Hongkong ditutup naik 22,96 persen, bursa Tokyo 22,9 persen dan bursa Singapura 20,5 persen. Kemudian disusul oleh bursa Malaysia yang naik 9,84 persen, bursa Korea 9,38 persen dan bursa Shanghai China yang hanya naik 1,54 persen.

"Ini perlu disyukuri. Sebab di September lalu masih 4.017 dan di akhir tahun ini menembus 4.300," kata Agus di ruang perdangan BEI Jakarta.

Menurut Agus, dengan pencapaian tersebut, masyarakat Indonesia patut bersyukur dengan pencapaian yang ada. Agus juga turut mengapresiasi ke seluruh pelaku pasar modal atas pencapaian tersebut.

Namun ke depan, Agus mengingatkan ke seluruh pelaku pasar modal agar terus mewaspadai kondisi pasar modal di global. Sebab, kondisi global juga masih mengalami resesi yang bisa berimbas ke dalam negeri. "Kita akan jaga level indeks setidaknya di level 4.300 ke depan," tambahnya.

Kepala Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Ngalim Sawega mencatat sepanjang Januari 2012 hingga 27 Desember 2012, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan dari posisi Desember 2011 sebesar 3.821,992 menjadi 4.281,86.

"Ini menunjukkan bahwa pasar saham di Indonesia masih menarik bagi investor," kata Ngalim saat konferensi pers BEI akhir tahun di kantor BEI Jakarta, Jumat (28/12).

Berdasarkan data BEI, perdagangan saham tertinggi dialami oleh bursa Thailand yang naik 34,8 persen, bursa Filipina 32,55 persen, bursa India 25,03 persen, dan bursa Hongkong 22,7 persen; lalu dilanjutkan oleh bursa Jepang 22,09 persen, bursa Singapura 20,31 persen, bursa Australia 14,58 persen, dan bursa Indonesia 12,03 persen.

Selanjutnya ada bursa Malaysia 9,37 persen, bursa Korea 8,85 persen, bursa Taiwan 8,15 persen, bursa Shanghai China 0,29 persen, dan bursa Shenzhen China yang anjlok 0,44 persen.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp9.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya di Rp9.685 per dolar AS.

Perdagangan bursa kemarin berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.431 kali pada volume 7,067 miliar lembar saham senilai Rp5,578 triliun. Sebanyak 176 saham naik, sisanya 81 saham turun, dan 89 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak bertahan di zona hijau menutup perdagangan terakhir tahun ini meski masih dibayangi sentimen negatif dari kesepakatan jurang fiskal AS.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore kemarin: Indeks Komposit Shanghai melonjak 27,35 poin (1,24 persen) ke level 2.233,25. Indeks Hang Seng naik 46,81 poin (0,21 persen) ke level 22.666,59. Indeks Nikkei 225 menguat 72,20 poin (0,70 persen) ke level 10.395,18. Indeks Straits Times bertambah 6,00 poin (0,19 persen) ke level 3.189,93.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp5.000 ke Rp740.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp900 ke Rp59.900, Chandra Asri (TPIA) naik Rp875 ke Rp4.375, dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp600 ke Rp3.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp1.500 ke Rp22.700, Multi Prima (LPIN) turun Rp650 ke Rp7.650, Holcim (SMCB) turun Rp575 ke Rp2.900, dan Unilever (UNVR) turun Rp350 ke Rp20.850. (kcm/dtc)

Share

Newer news items:
Older news items:

Jejak

Mesjid Haji Abdul Ghani (1)

Jumat, 28 December 2012
Mesjid Haji Abdul Ghani (1)

Inilah mesjid tertua di Kabupaten Karimun. Dibangun oleh Raja Abdul Ghani bin ...