SEI JODOH- Bank Riau Kepri menargetkan penyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah sejahtera tapak (RST) sebanyak 1.300 unit selama tahun 2011. Program dukungan pembiayaan RST melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi mayarakat menengah ke bawah ini bisa dinikmati dengan suku bunga ringan, yakni 8,15 persen efektif per tahun atau setara dengan 4,9 persen flat per tahun.
"Bank Riau Kepri termasuk salah bank penyelenggara dalam program subsidi RST yang dulu namanya rumah sehat sederhana (RSH) oleh pemerintah. Dalam FLPP, Bank Riau Kepri menyalurkan KPR kepada Masyarakat Menengah Bawah (MBP) dan Masyarakat Menengah Rendah (MBR) yang rata-rata pengahasilan maksimumnya Rp2,5 juta per bulan,"kata Ruslan Malik, Direktur Kredit dan Syariah Bank Riau Kepri saat akan membuka customer gathering Bank Riau Kepri di Hotel Planet Holiday, Kamis (7/6).
Dijelaskannya, dalam KPR melalui FLPP untuk wilayah kerja Bank Riau Kepri yang ada di Provinsi Riau dan Kepri ini, calon nasabah yang masuk dalam kategori MBP dan MBR bisa memanfaatkan KPR dengan nilai platform kredit senilai Rp50-Rp80 juta. Nasabah yang akan mengajukan permohonan KPR RST (rumah tipe kecil) seperti rumah tipe 30 dan tipe 27, cukup membayarkan uang muka sebesar 10 persen kepada developer. Sementara calon nasabah yang akan mengajukan KPR untuk rumah susun dengan nilai KPR yang lebih besar atau batas maksimum, cukup membayarkan uang muka sebesar 12,5 persen kepada developer.
Program FLPP ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah, karena di samping bunga rendah, persyaratan untuk mengajukan permohonan juga sangat gampang. Dalam KPR RST ini, tidak saja masyarakat formal yang berpenghasilan rendah bisa memanfaatkan layanan itu. Namun, masyarakat informal yang memiliki usaha dengan penghasilan setara kelas itu juga bisa memanfaatkan KPR RST tersebut.
"Di Batam banyak pedagang kaki lima (PK5) dan pekerja kelas menengah ke bawah yang membutuhkan rumah. Mereka belum maksimal terlayani oleh bank dalam mendapatkan pinjaman KPR, sehingga perlu dukungan bersama, seperti pengembang dan pemerintah untuk mendorong masyarakat mendapatkan rumah,"katanya.
Ia mengatakan, untuk target KPR RST Bank Riau Kepri di Batam sendiri mencapai 200 unit dan untuk Kepri secara keseluruhan mencapai 300 unit untuk tahun 2011. Ini tahap awal dalam program KPR RST dan tahun depan sesuai dengan program pemerintah jelas akan bertambah lagi.
Sementara, Wakil Ketua Bidang Pembiayaan DPD REI Khusus Batam, Didik Triyono mengatakan, pembiayaan KPR RST dengan bunga ringan dan mudah dari Bank Riau Kepri itu sangat membantu masyarakat Batam untuk membeli rumah.
"Ini kesempatan bagi masyarakat untuk bisa membeli rumah RST dengan bunga ringan pada saat pengembang masih bisa membangun rumah RST pada 2011 ini. Sesuai amanat Undang-Undang tentang perumahan, mulai pada 2012 pengembang paling minimal hanya diperbolehkan membangun rumah tipe 36,"ujarnya. (rml)
Kucuran KPR RST , Bank Riau Kepri Target 1.300 Unit
- Jumat, 08 July 2011 00:00



Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 
